Suara.com - Mengamati bintang-bintang dan planet-planet lain sudah lazim dilakukan oleh para ilmuwan serta orang-orang awam di Bumi. Tetapi bagaimana Bumi ketika dilihat dari planet lain?
Pada 23 Agustus 1966, Lunar Orbiter milik badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengirim foto Bumi ketika dipotret dari Bulan. Itu adalah foto pertama Bumi dari Bulan.
Dalam foto hitam putih itu terlihat permukaan Bulan yang penuh kawah dengan latar belakang Bumi, yang diselimuti awan di beberapa tempat.
Program Lunar Orbiter merupakan serangkaian misi antariksa NASA yang bertujuan untuk mencari tempat pendaratan ideal di permukaan Bulan sebelum AS mengirim astronot-astronotnya via program Apollo.
Selama periode 1966 - 1967, NASA lima kali mengirim satelit ke Bulan untuk mencari tempat pendaratan yang kelak dijejaki oleh Neil Armstrong pada Juli 1969.
Foto pertama Bumi dari planet lain muncul 38 tahun kemudian, ketika Spirit Rover - sebuah kendaraan robotik milik NASA - memotret planet biru kita dari permukaan Mars.
Dalam foto itu, Bumi yang berjarak 33,9 juta mil dari Mars, hanya terlihat sebagai sebuah titik putih yang cemerlang menjelang pagi di planet merah itu.
Pada 2013 lalu, pesawat antariksa Cassini, yang dibangun dan diluncurkan bersama oleh NASA, Badan Antariksa Eropa (ESA), dan badan antariksa Italia, mengirim foto pertama Bumi dari orbit Saturnus.
Cassini yang khusus diluncurkan untuk mempelajari Saturnus dan satelit alaminya pertama kali diluncurkan pada Oktober 1997 lalu memasuki orbit Saturnus pada Juli 2004.
Empat tahun kemudian, sebelum misinya berakhir, Cassini kembali mengirim foto Bumi dan ketika itu, Bulan pun terlihat meski sangat samar. Saturnus dan Bumi berjarak sekitar 900 juta mil.
Tag
Berita Terkait
-
Bumi Diprediksi Makin Panas hingga 2030, Sudah Cukupkah Upaya Mitigasinya?
-
Bukan CGI atau Planet Mars, Pulau Alien Ini Nyata Ada di Bumi
-
Misteri Jalan 'Tak Penting' di Gunung Ciremai, Warga Cium Aroma Proyek Geothermal Senyap
-
Pakeeeet! Teriakan Kebahagiaan atau Lonceng Kematian bagi Bumi Kita?
-
BSDE Didepak dari MSCI, Bagaimana Prospek Sahamnya?
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 1 Juni 2026: Raih Skin MAG-7, SG2, dan Bundel Eclipse
-
5 Pilihan Smart TV 32 Inch Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Canggih dengan Fitur Modern
-
Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Menurut Review Pengguna
-
5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin
-
Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik
-
Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
-
Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital
-
vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya