- PT Pertamina Gas mengoperasikan pipa transmisi Cisem II untuk menyalurkan gas bagi sektor industri, komersial, dan rumah tangga.
- Pipa sepanjang 242 km ini menghubungkan infrastruktur gas bumi di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
- Proyek strategis nasional ini berhasil mengintegrasikan jaringan distribusi gas bumi dari Sumatera hingga ke Jawa bagian timur.
Suara.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) menyatakan bahwa pemanfaatan pipa transmisi gas bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap II tidak hanya diperuntukkan bagi sektor industri besar, melainkan juga dirancang untuk memasok kebutuhan sektor komersial dan rumah tangga.
Corporate Secretary Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur, menjelaskan bahwa proyek strategis ini terbagi dalam dua fase pembangunan.
Fase pertama meliputi jalur Semarang-Batang, sedangkan fase kedua melanjutkan interkoneksi dari Batang hingga Kandanghaur Timur.
"Pipanya sendiri sekarang sudah terhubung semua dan sudah terintegrasi. Jadi secara infrastruktur, pipa transmisi gas bumi ini sudah terkoneksi mulai dari Sumatera bagian tengah sampai dengan menuju titik di Jawa bagian timur," ujar Sulthani di SKG Tegalgede, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026).
Dengan tersambungnya seluruh jaringan pipa utama tersebut, jangkauan distribusi gas bumi menjadi lebih luas. Sulthani menegaskan bahwa perluasan hilirisasi gas ini diproyeksikan mampu menyokong kebutuhan energi masyarakat di luar sektor manufaktur.
"Untuk penyalurannya sendiri memang tidak hanya terbatas dari sektor industri yang bisa menerima. Baik dari sisi sektor komersial maupun rumah tangga bisa disokong oleh pengangkutan gas yang ada di sini," tambahnya.
Terkait aspek operasional di lapangan, Pertagas telah mendapatkan penugasan untuk mengelola seluruh jaringan pipa yang melintasi koridor Jawa-Sumatera tersebut.
"Pertagas dalam hal ini perannya sebagai operator jaringannya dan juga sudah ditunjuk oleh Ditjen Migas. Jadi sekarang ini peran Pertagas adalah sebagai transporter dari pipa tersebut," pungkas Sulthani.
Adapun jaringan pipas gas Cisem II merupakan kelanjutan dari proyek Pipa Transmisi Cirebon-Semarang, Adapun tahap pertama atau Cisem I untuk ruas Semarang-Batang telah beroperasi sejak tahun 2023.
Baca Juga: Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG
Jaringan Cisem II terbentang sepanjang kurang lebih 242 km yang mengintegrasikan pipa gas bumi di Pulau Jawa. Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut menghubungkan infrastruktur eksisting di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Hanya Kejar Target Bisnis, Pertagas Komitmen Beri Manfaat Sosial untuk Masyarakat dan Lingkungan
-
Dukung Upaya Dekarbonisasi di Sektor Perhotelan, Pertagas Niaga Teken MoU dengan Marriot Internasional Group
-
Pertagas Pastikan Distribusi Minyak Mentah di Wilayah Sumsel Dalam Kondisi Aman
-
Pertagas Niaga Prioritaskan Upaya Penuhi Kebutuhan LNG PLTG Sambera
-
Pertagas Terus Optimalkan Utilisasi Pipan Blok Rokan
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif
-
Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang
-
Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia
-
Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058
-
Nasib LPG 3 Kg Mulai Terjawab, Pertagas Beberkan Kesiapan Proyek CNG
-
Bank Danamon Proyeksikan Simpanan Valas Naik hingga 60 Persen, Ini Pendorong Utamanya
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?
-
BTN Catat Laba Bersih Rp1,85 Triliun hingga Mei 2026, Ini Pendorongnya
-
IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi