Suara.com - Melempar benda tajam ke sasaran, sangkur ataupun pedang, sudah biasa dilakukan oleh banyak orang. Hal itulah yang membuat sosok polisi bernama Eko Hari Cahyono mencoba hal berbeda. Dia memilih cangkul, cetok, obeng, pisau dapur, sendok dan benda-benda lainnya yang jarang digunakan orang.
Aksi yang ia lakukan dengan gaya jenaka ini tidak pernah terlihat gagal. Yang paling khas, dia kerap melakukan aksinya sambil mengisap sebatang rokok dan diselipkan di sela giginya yang bolong.
Ketika benda yang dilemparkan menancap ke sasaran, anak-anak yang berada di balik kamera sontak bersorak, "Masuk Pak Ekooo" secara kompak. Eko pun melakukan selebrasi dengan mengangkat kedua jempolnya ke arah kamera ditambah senyum khasnya.
Karena pakar melempar benda-benda keseharian itulah, sosok Eko Hari Cahyono menjadi dikenal banyak orang. Video aksinya yang diunggah ke media sosial sontak menjadi viral. Bahkan penggemarnya sudah lintas benua, di mana seorang anak lelaki kecil berdarah Kaukasia sukses menyatakan "Masuk Pak Eko" sembari menenteng sebuah gitar kecil di Instagram yang ia repost dengan kalimat, "Ini sahabat kecilku."
Sebelumnya, Eko Hari Cahyono tak pernah menyangka jika videonya menjadi viral dan mendapat banyak tanggapan positif dari para followernya. Namun ada juga follower yang memberikan masukan positif terkait rokok yang diisapnya.
"Saya ucapkan terimakasih atas masukannya. Ini menandakan banyak orang yang sayang pada saya," kata Eko Hari Cahyono saat berbincang dengan Suara.com.
Anggota kepolisian yang berdinas di Pusdik Sabhara Lemdiklat Polri di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur ini menjelaskan, awalnya apa yang dilakukan hanya sebatas iseng.
Laman berikutnya mengupas jati diri siapa sosok 'Masuk Pak Eko" dan alasannya mengunggah video yang menjadi viral.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Megawati - Prabowo Bersamuh di Arena Duel Pendekar se-Asia
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi