Suara.com - Di balik kesuksesan Eko Hari Cahyono melempar benda ke media kayu yang tak lazim dilakukan orang lain, ada tim kecil yang turut membantu proses pembuatan videonya. Ada empat anak-anak yang selama ini setia menemani polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) itu.
"Saya punya tim kecil yang anggotanya memang anak-anak kecil. Mereka setia menemani saya setiap latihan dan pembuatan video," jelas Eko pada Suara.com.
Diceritakan Eko Hari Cahyono, sang tokoh viral "Masuk, Pak Eko", awal terbentuknya tim kecil yang membuat videonya viral di media sosial (medsos), hanyalah kebetulan saja.
"Kebetulan anak-anak ini setiap hari selalu ada di sini (Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo). Berhubung saya aktif di medsos, saya pun mengajak mereka untuk merekam aksi saya sekaligus mengisi suara "Masuk Pak Ekooo"," ceritanya.
Eko Hari Cahyono sendiri, selama menjalin rumah tangga dengan Ipda Isroiyah, hingga saat ini belum dikaruniai anak. Namun baginya, kebahagiaan berlebih dirasakannya.
"Karena saya punya banyak anak-anak mantan anak didik saya. Saya bahkan dijuluki "Papi seribu anak dan sejuta cucu"," jelas Eko Hari Cahyono dengan mata berbinar. Itulah mengapa, ia menamai akunnya pun dengan nama pembuka "Papi Eko".
Di laman berikutnya adalah sosok-sosok cilik tim kreatif "Masuk Pak Eko".
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Soal Stuntman, Jokowi: Saya Disuruh Akrobat, Gak Lah Bro
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba