Suara.com - Developer di balik Paddytalk, aplikasi perpesanan buatan Indonesia, mengatakan pihaknya yakin bisa bersaing dengan raksasa di industri seperti WhatsApp karena lebih unggul dari segi keamanan.
Pendiri Paddytalk, Faditya Febriata, mengatakan dirinya ingin aplikasi anyar tersebut bisa booming di Tanah Air.
"Ini tantangan bagi kita. Walaupun kita bukan perusahaan besar, kita siap untuk menerima banyak masukan. Kita ingin booming," kata Faditya.
Untuk bersaing dengan WhatsApp, Faditya mengatakan Paddytalk mengandalkan keamanan berlapis. Hal itu membuat data pengguna lebih aman.
"Selain end-to-end encryption, kita tempatkan server di Indonesia. Jadi lebih aman datanya. Secure session kita juga lebih baik dari aplikasi lainnya," ucapnya.
Saat ini, aku Faditya, Paddytalk baru memiliki ratusan pengguna. Kendati demikian, ia yakin aplikasi miliknya akan diunduh lebih banyak lagi hingga akhir tahun.
"Kita coba teus kembangkan. Kita akan tampung masukan masyarakat soal fitur-fiturnya. Akhir tahun semoga sudah bisa digunakan seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.
Paddytalk menjadi satu dari beberapa aplikasi kirim pesan lokal yang sudah tersedia di toko Aplikasi. Aplikasi lainnya, seperti Catfiz, LiteBIG, dan PeSankita.
Menurut Faditya, kehadiran aplikasi messaging lokal harus didukung penuh oleh pemerintah. Hal itu dilakukan agar mereka bisa menjadi raja di negara sendiri.
"Dukungan stakeholder itu mutlak. Tak hanya dari infrastruktur, tapi juga soal regulasi. Tapi secara garis besar, kita sudah mulai mandiri," tutup dia.
Berita Terkait
-
1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan
-
4 Rekomendasi Lip Oil untuk Melembapkan Bibir Kering Sekaligus Memberi Warna
-
Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming
-
Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung
-
Guncang Jakarta! Bintang Padel Dunia Lucas Bergamini Takjub dengan Antusiasme Pemain Indonesia