Suara.com - Bimasakti memiliki dua galaksi satelit yang terlihat dari belahan Bumi selatan, bernama Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar. Baru-baru ini, para astronom dari Universitas Michigan telah menemukan bahwa wilayah tenggara dari Awan Magellan Kecil bergerak menjauh dari tubuh utama galaksi tersebut, di mana hal itu menjadi bukti bahwa Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar telah bertabrakan.
Seorang profesor astronomi Sally Oey dan timnya sedang memeriksa Awan Magellan Kecil dan menetili bintang-bintang "pelarian" atau bintang-bintang yang telah dikeluarkan dari kelompok-kelompok di dalam Awan Magellan Kecil. Untuk mengamatinya, mereka menggunakan rilis data terbaru dari Gaia, sebuah teleskop yang diluncurkan oleh European Space Agency.
Gaia dirancang untuk menggambarkan bintang-bintang selama beberapa tahun dan melihat pergerakan bintang-bintang tersebut secara real time. Dengan begitu, para astronom dapat mengukur bagaimana bintang bergerak melintasi langit.
Oey dan timnya mempelajari bintang-bintang pelarian tersebut untuk menentukan bagaimana mereka dikeluarkan dari gugus-gugusnya. Namun, dengan melihat data yang diberikan Gaia rupanya tim astronom menemukan bahwa semua bintang di wilayah tenggara Awan Magellan Kecil bergerak dalam arah dan kecepatan yang sama.
Ini menunjukkan Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar kemungkinan mengalami tabrakan beberapa ratus juta tahun yang lalu. Untuk saat ini, Oey dan timnya dibantu dengan data dari Gaia tengah menganalisis gerakan kompleks bintang di Awan Magellan Kecil dan menentukan faktor-faktor evolusinya serta menentukan mekanisme dari bintang-bintang pelarian. [Phys]
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global
-
Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP