Suara.com - Bimasakti memiliki dua galaksi satelit yang terlihat dari belahan Bumi selatan, bernama Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar. Baru-baru ini, para astronom dari Universitas Michigan telah menemukan bahwa wilayah tenggara dari Awan Magellan Kecil bergerak menjauh dari tubuh utama galaksi tersebut, di mana hal itu menjadi bukti bahwa Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar telah bertabrakan.
Seorang profesor astronomi Sally Oey dan timnya sedang memeriksa Awan Magellan Kecil dan menetili bintang-bintang "pelarian" atau bintang-bintang yang telah dikeluarkan dari kelompok-kelompok di dalam Awan Magellan Kecil. Untuk mengamatinya, mereka menggunakan rilis data terbaru dari Gaia, sebuah teleskop yang diluncurkan oleh European Space Agency.
Gaia dirancang untuk menggambarkan bintang-bintang selama beberapa tahun dan melihat pergerakan bintang-bintang tersebut secara real time. Dengan begitu, para astronom dapat mengukur bagaimana bintang bergerak melintasi langit.
Oey dan timnya mempelajari bintang-bintang pelarian tersebut untuk menentukan bagaimana mereka dikeluarkan dari gugus-gugusnya. Namun, dengan melihat data yang diberikan Gaia rupanya tim astronom menemukan bahwa semua bintang di wilayah tenggara Awan Magellan Kecil bergerak dalam arah dan kecepatan yang sama.
Ini menunjukkan Awan Magellan Kecil dan Awan Magellan Besar kemungkinan mengalami tabrakan beberapa ratus juta tahun yang lalu. Untuk saat ini, Oey dan timnya dibantu dengan data dari Gaia tengah menganalisis gerakan kompleks bintang di Awan Magellan Kecil dan menentukan faktor-faktor evolusinya serta menentukan mekanisme dari bintang-bintang pelarian. [Phys]
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031