Suara.com - Lebih dari 100 ikan paus ditemukan terkurung dalam sebuah kandang kecil di lepas pantai Pasifik Rusia. Para ilmuwan menyebut kandang tersebut sebagai penjara Paus.
Secara total, terdapat 11 Orca dan 90 ikan paus beluga yang terperangkap di dalam penjara tersebut. Orca merupakan hewan yang mirip dengan lumba-lumba dan dikenal memiliki ''hati yang baik''.
Baca Juga : Paus, Hewan Raksasa dengan Suara Merdu Saat Bernyanyi
Spesies itu tercatat pernah menyelamatkan satu keluarga dari serangan ikan hiu. Tak hanya itu, Orca juga pernah mendorong kapal ilmuwan yang tersesat menuju daratan terdekat.
Sayangnya, hewan berhati baik itu ditangkap dan ditempatkan dalam suatu penjara. Sebuah drone berhasil mengungkap sebuah tempat rahasia yang sepertinya sengaja disembunyikan.
Whale and Dolphin Conservation (WDC) memperingatkan bahwa penjara paus tersebut berpotensi melanggar hukum internasional.
Cetacea itu dilaporkan telah ditangkap dan akan dijual ke taman hiburan laut di Cina dengan harga yang fantastis. Dengan jumlah ikan paus dan Orca sebanyak itu, diperkirakan nilainya mencapai 6 juta dolar AS atau Rp 88,9 miliar.
Baca Juga : Potret Kejamnya Pembantaian Ikan Paus di Kepulauan Faroe
Negara Cina diketahui memiliki 60 taman laut dan setidaknya 12 di antaranya sedang dibangun.
Operasi pembelian dan penjualan Cetacea untuk hiburan adalah perbuatan yang sangat ilegal menurut hukum internasional.
Berita Terkait
-
Iran Ngamuk! Drone Teheran Hantam Kapal AS, Balas Dendam Atas Pembajakan Maritim
-
Iran Balas Dendam Tembak Kapal Amerika Serikat Setelah Kapal Kargonya Dicegat di Teluk Oman
-
Iran Restock Rudal dan Drone saat Donald Trump Sibuk 'Omon-omon'
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Iran Bantah Serangan Drone ke Negara Teluk Saat Gencatan Senjata
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar
-
Redmi Watch 6 Meluncur di Pasar Global: Harga Sejutaan, Baterai Tahan Lama
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis