-
Rusia meluncurkan serangan udara masif yang mengakibatkan 12 warga sipil Ukraina meninggal dunia.
-
Kota Odesa mencatat jumlah kematian tertinggi dengan enam korban jiwa akibat rudal Rusia.
-
Seorang anak berusia 12 tahun turut menjadi korban tewas dalam serangan di Kyiv.
Suara.com - Gelombang serangan udara Rusia yang menggunakan kombinasi drone dan rudal kembali menghantam jantung pemukiman warga Ukraina.
Operasi militer skala besar yang terjadi dalam semalam ini menyasar target-target non-militer di beberapa kota strategis.
Dikutip dari Guardian, tragedi ini menambah daftar panjang kehancuran infrastruktur sipil akibat perang yang telah berlangsung selama empat tahun.
Otoritas setempat melaporkan jumlah korban jiwa mencapai sedikitnya 12 orang akibat ledakan dahsyat di berbagai titik.
Serangan ini menunjukkan pergeseran taktik Moskow yang kini kian intensif melakukan gempuran udara pada siang hari.
Kota pelabuhan Odesa menjadi wilayah dengan dampak kerusakan paling parah dalam rangkaian serangan kali ini.
Kepala administrasi militer Odesa, Sergiy Lysak, mengonfirmasi melalui Telegram bahwa enam nyawa melayang di wilayahnya.
"Serangan rudal dan pesawat tak berawak di kota pelabuhan Odesa menewaskan enam orang," tulis Sergiy Lysak di Telegram pada Kamis.
Evakuasi terus dilakukan di sekitar area pelabuhan guna mencari kemungkinan adanya warga yang masih terjebak reruntuhan.
Baca Juga: AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
Warga sipil diminta tetap waspada mengingat ancaman serangan susulan yang diprediksi bisa terjadi kapan saja.
Korban Jiwa Anak-Anak di Ibu Kota Kyiv
Ibu kota Kyiv tidak luput dari amukan senjata jarak jauh Rusia yang merusak bangunan tempat tinggal warga.
Layanan darurat negara Ukraina mencatat empat orang meninggal dunia di Kyiv, di mana salah satu korbannya masih remaja.
"Serangan di ibu kota Kyiv menewaskan sedikitnya empat orang, termasuk seorang anak berusia 12 tahun," lapor layanan darurat.
Tim penyelamat bekerja ekstra cepat menarik seorang anak dari puing-puing apartemen yang hancur di distrik Podilsky.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Anti Kusam! 5 Trik Sederhana agar Pakaian Selalu Tampak Seperti Baru
-
Kisah Jalian Setiarsa Kembangkan UMKM Tembus Pasar Internasional Didukung Ekosistem BRI
-
Daftar Mobil Terlaris Segmen LSUV Semester Satu 2026, Seberapa Dominan Rush dan Terios?
-
Pasar Eropa Jadi Senjata Utama BYD Geser Toyota Setelah Amerika Serikat Tutup Pintu
-
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial
-
Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang? Jubir Gerindra: yang Penting Sesuai Aturan
-
BPDP Ungkap Temuan Riset Sawit, Bisa untuk Suplemen Ibu Hamil hingga Bensin
-
4 Pelembap Anti-Aging Lokal untuk Usia 25-an, Wajah Awet Muda Bebas Penuaan
-
Hampir Semua Pelaku Kejahatan SDA-LH Divonis Bersalah, Tapi Tak Jera!