Suara.com - Masa depan merupakan hal misteri bagi semua orang, termasuk apa yang akan Anda lakukan dalam waktu ke depan. Tapi, semua itu kini menjadi lebih nyata dengan penemuan Facebook yang diklaim bisa memprediksi apa yang Anda akan lakukan di masa depan.
Yup! Tentu ini mengerikan buat sebagian orang. Pasalnya, dengan menggunakan data-data yang dimiliki perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg itu, setiap langkah Anda akan menjadi perhatian Facebook.
Jejaring sosial itu telah menerapkan teknologi paten yang bahkan dapat menebak lokasi mana yang akan Anda tuju di suatu titik dalam waktu dekat.
Penemuan ini dapat menebak 'lintasan offline' orang, yang berarti tempat yang cenderung mereka kunjungi. Teknologi dilakukan dengan menelan data yang telah Anda berikan untuk dikumpulkan Facebook.
Paten yang diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang AS, bergantung pada data lokasi yang sebelumnya dicatat oleh pengguna dari ponsel mereka serta data serupa pada orang lain untuk memperkirakan di mana dan kapan mereka akan pergi berikutnya.
Facebook dapat memadukan pola perilaku dengan teman-teman dan orang lain untuk membantu membangun gambaran kebiasaan dan menebak gerakan masa depan Anda.
Meskipun mengerikan buat pengguna, para ahli mengatakan, teknologi ini bertujuan untuk memberikan informasi baru yang berharga kepada pengiklan.
Teknologi ini dapat mengumpulkan data tentang perilaku orang-orang dengan informasi profil yang serupa dan memberikan wawasan kepada pengiklan, memungkinkan mereka untuk menargetkan Anda dengan produk baru secara offline.
Sebenarnya, ini bukan kali pertama Facebook berusaha untuk meningkatkan keahliannya di bidang ini.
Baca Juga: Hadapi Pemilu 2019, Facebook Punya Jurus Jitu Atasi Akun Palsu
Tahun lalu, Facebook mengajukan paten lain untuk menggunakan teknologi ponsel pintar yang tertanam di dalamnya, seperti GPS atau barometer. Tujuan untuk memprediksi keinginan di masa depan orang-orang dan memberi mereka informasi tentang ke mana mereka akan pergi sebelum mereka tiba.
Namun, Facebook tengah dihadapi pengawasan ketat dalam hal kebijakan data pribadi, menyusul skandal Cambridge Analytica tahun lalu dan pelanggaran data besar yang melibatkan 50 juta pengguna pada bulan September lalu.
Seorang eksekutif Facebook ditanyai oleh anggota parlemen Inggris atas penggunaan data pribadi perusahaan bulan lalu sebagai bagian dari grand panitia internasional tentang berita palsu.
Saat ini tidak ada aturan yang ditujukan khusus untuk perusahaan media sosial di Inggris, meskipun para anggota parlemen telah menyusun rencana untuk membuat regulator baru untuk media sosial dan internet menyusul kekhawatiran yang tersebar luas dari konsumen atas kecanduan dan penyalahgunaan online. [Metro/Telegraph]
Berita Terkait
-
Hadapi Pemilu 2019, Facebook Punya Jurus Jitu Atasi Akun Palsu
-
Dilecehkan di Facebook, Perempuan Caleg PDIP Lapor Polisi
-
Secara Misterius Pengguna Facebook Ditendang dari Akunnya, Ada Apa?
-
Dilelang di Facebook, Gadis Ini Ditawar 500 Sapi dan 3 Mobil
-
Serangan Siber Pemilu 2019, BSSN Kontak Facebook dan Twitter
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Mei 2026, Pilihan Investasi Gadget Jangka Panjang
-
Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games
-
Pre-Order Ungkap Konfigurasi Memori iQOO 15T: Tantang POCO X8 Pro, Usung RAM 16 GB
-
Pesona HP Murah Sejutaan, Itel Zeno 200 Hadirkan Android Go dan Fitur Tangguh
-
5 HP Murah Terbaru di Indonesia Mei 2026: Mulai Sejutaan, Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
CEO Sony Bahas PS6, Ungkap Krisis Memori Bakal Berdampak ke Harga Konsol
-
Tablet 5G Harga Rp4 Jutaan, Acer Iconia iM11 Sajikan Layar 2K dan MediaTek 8791
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake
-
Sony Xperia 1 VIII Segera Debut, Pakai Chip Terkencang Qualcomm dan Fotografi Premium