Suara.com - Pernah mendapat panggilan telepon dari nomor tak dikenal, yang jika ditelpon kembali justru Anda dikenai biaya panggilan yang tidak wajar? Atau pernah mendapat tawaran telemarketing via telepon, hingga pesan SMS yang berisi spam? Bagi yang pernah mengalaminya, pasti tahu bahwa mendapat telepon dan pesan spam seperti di atas sangatlah mendistraksi aktivitas sehari-hari.
Namun berkat perkembangan teknologi saat ini, masyarakat dimungkinkan untuk menghindari panggilan atau pesan spam dengan mengetahui nomor-nomor tak dikenal melalui penggunaan aplikasi ketiga, salah satunya adalah Truecaller.
Truecaller, perusahaan penyedia layanan yang membantu pengguna untuk tahu siapa saja yang menghubungi, serta membantu menyaring panggilan dan SMS yang tidak diinginkan, merilis laporan tahunan ‘Truecaller Insight Special Report' yang menyebutkan daftar 20 negara yang terkena dampak spam di tahun 2018.
Menurut laporan tersebut, Indonesia ternyata menempati posisi ke-16 secara global dan posisi teratas di kawasan Asia Tenggara terkait jumlah panggilan spam yang diterima, dengan 15% dari semua panggilan yang diterima pengguna Truecaller adalah panggilan spam.
Itu artinya, Indonesia adalah negara yang terkena dampak spam tertinggi di kawasan Asia Tenggara dengan rata-rata 9,9 panggilan per bulan. Kemudian diikuti oleh Malaysia dengan rata-rata 6 panggilan per bulan.
Mengenai kategorisasi panggilan spam, para top spammer di Indonesia meliputi sektor layanan keuangan dan operator dengan 81 persen panggilan pengguna yang diterima mencakup berbagai penawaran yang sangat mengganggu. Telah diterima laporan dengan jumlah signifikan dari pengguna Truecaller bahwa jenis panggilan ini terkait dengan penipuan. Hal ini juga diikuti oleh perusahaan asuransi dengan persentase sebesar 20 persen. Panggilan terkait penipuan dan gangguan masing-masing mengumpulkan 10 persen dan 9 persen.
Panggilan spam yang telah diblokir dan diidentifikasi oleh Truecaller tahun 2018 ini mencapai 19 juta dan fakta ini tentu saja adalah hal yang sangat mengejutkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026
-
Dorong Purnabakti Berwirausaha, BRI Hadirkan Kemudahan Pembiayaan Toko Mandiri Indogrosir
-
Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!
-
200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan
-
Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini
-
3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah
-
Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka
-
Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia