Suara.com - Setelah penangkapan CFO Huawei Meng Wanzhou di Kanada berdasarkan surat perintah AS, salah satu pemasok Huawei mengatakan bahwa akan mendenda bagi setiap karyawannya yang membeli iPhone Apple. Perusahaan juga mengatakan akan membantu setiap karyawan yang membeli ponsel buatan pabrikan Cina dengan mensubsidi sebagian biayanya.
Langkah nasionalisme ditemui di Cina, sebagai reaksi atas penangkapan Meng terus tumbuh. Dan orang-orang Cina merasa agak mudah untuk menghilangkan rasa frustrasi mereka pada Apple.
Karena pemerintah AS memperingatkan para sekutunya untuk tidak menggunakan ponsel Huawei atau peralatan jaringannya karena kekhawatiran bahwa produk mereka dapat memata-matai konsumen dan perusahaan. Lebih dari 20 perusahaan Cina mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan pembelian mereka dari Huawei.
The Nikkei Asian Review mengatakan bahwa beberapa perusahaan telah mengumumkan bahwa mereka akan menanggung 10 persen, 20 persen atau sebanyak 100 persen dari biaya telepon Huawei baru yang dibeli oleh pekerja mereka.
Perusahaan-perusahaan Cina yang bersedia menanggung sebagian biaya telepon Huawei baru karyawan mereka, tidak semuanya merupakan pemasok bagi perusahaan. Seorang pejabat pemerintah Cina menyatakan bahwa beberapa ratus perusahaan di Cina menawarkan rencana serupa kepada karyawan mereka di seluruh negeri.
Sementara beberapa perusahaan lainnya menawarkan subsidi untuk pembelian ponsel bermerek Huawei, handset ZTE pun mendapat subsidi bagi pekerja yang membelinya. ZTE, seperti Huawei, juga disebut sebagai ancaman keamanan nasional oleh pemerintah AS.
Awal tahun ini, Departemen Perdagangan AS memberlakukan Larangan Ekspor pada pabrikan, yang hampir memaksa ZTE untuk tutup.
Satu perusahaan yang memproduksi mesin di Shenzhen, tempat Huawei berpangkalan, mengancam akan menyita iPhone apa pun yang terlihat dalam kepemilikan karyawannya dan memecat mereka. Teknologi Shenzhen Yidaheng akan mendenda karyawan yang membeli iPhone dengan jumlah uang yang sama dengan yang mereka keluarkan untuk perangkat asal AS tersebut.
Perusahaan pembuat bir di Provinsi Henan menawarkan alkohol gratis bagi mereka yang membawa tanda terima yang menunjukkan pembelian ponsel Huawei baru.
Baca Juga: Disebut Ponselnya Bisa Memata-matai, Ini yang Perlu Diketahui dari Huawei
Liga Pemuda Komunis telah dibawa ke media sosial untuk mendesak bisnis di China untuk mendukung Huawei. Tetapi setidaknya satu anggota Partai Komunis akan menentang tren ini. Hu Xijin, pemimpin redaksi publikasi propaganda Partai Komunis Global Times, mengatakan bahwa ia akan terus menggunakan iPhone-nya. [Phonearena]
Berita Terkait
-
Disebut Ponselnya Bisa Memata-matai, Ini yang Perlu Diketahui dari Huawei
-
Terungkap Sebelum Rilis, Honor V20 Dukung Video Slow Motion 960 FPS
-
Perkuat Keamanan Jaringan, Huawei Kucurkan Rp 29 Triliun
-
Sah! Ini Harga Huawei Mate 20 dan Mate 20 Pro di Indonesia
-
Revolusi Baterai Mate 20 Series, Cuma Butuh 30 Menit
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad
-
Sikap Google Terhadap RUU Hak Cipta : Berisiko Hambat AI dan Ekonomi Digital Indonesia
-
8 HP Fast Charging Termurah 2026, Isi Daya Ngebut Mulai Rp1 Jutaan