Suara.com - Tampaknya, awal 2019 akan menjadi tahun mengecewakan buat banyak pengguna WhatsApp. Pasalnya, aplikasi perpesan ini membuat update terbaru yang mungkin tidak disukai banyak penggunanya.
Akhir-akhir ini banyak update yang dilakukan WhatsApp dan disinyalir ada beberapa diantaranya yang berkontribusi pada pemisahan dramatis antara pendiri WhatsApp dan penguasa mereka Mark Zuckerberg. Brian Acton dan Jan Koum, dua mantan karyawan Yahoo yang mendirikan aplikasi pada tahun 2009 sekarang meninggalkan perusahaan.
Tampaknya keputusan datang setelah Zuck dan timnya memutuskan strategi bisnis yang secara langsung bertentangan dengan janji lama yang dibuat oleh Whatsapp. Jauh di tahun 2012, WhatsApp berjanji tidak akan pernah memperkenalkan iklan pada aplikasi atau mengumpulkan data dalam jumlah besar pada penggunanya.
"Ingat, ketika iklan melibatkan Anda, pengguna adalah produk," itu ditulis dalam posting blog.
Beriklan bukan hanya gangguan estetika, penghinaan terhadap kecerdasan dan gangguan pikiran Anda. Di setiap perusahaan yang menjual iklan, sebagian besar dari tim teknik mereka menghabiskan hari mereka mencari data, menulis kode yang lebih baik untuk mengumpulkan semua data pribadi Anda, meningkatkan server yang menyimpan semua data dan memastikan semuanya dicatat, dikumpulkan, diiris, dan diiris. dan dikemas dan dikirim keluar.
"Saat ini perusahaan benar-benar mengetahui segala sesuatu tentang Anda, teman Anda, minat Anda, dan mereka menggunakan semuanya untuk menjual iklan. Ini semua akan berubah. Tahun depan, aplikasi ini akan memperkenalkan ads iklan status yang muncul di fitur gaya Instagram dan Facebook yang memungkinkan pengguna memposting teks, foto, video, dan GIF animasi yang muncul ke teman dan kemudian menghilang setelah 24 jam," tulis WhatsApp.
Wakil presiden WhatsApp, Chris Daniels berbicara tentang rencana awal tahun ini dan berkata, "Kami akan memasang iklan di Status. Itu akan menjadi mode monetisasi utama bagi perusahaan serta peluang bagi bisnis untuk menjangkau orang-orang di WhatsApp."
Di Twitter, orang-orang bersumpah serapah tentang pembaruan dan mengancam bertukar ke aplikasi lain. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter
-
Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes