Suara.com - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat kenaikan trafik penggunaan layanan data yang cukup signifikan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru. Terhitung mulai 23 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, secara rata-rata terjadi kenaikan trafik sekitar 83 persen dibandingkan hari-hari normal.
Kenaikan trafik tertinggi ada pada tanggal 23 Desember 2018 sebesar 40 persen dan 1 Januari 2019 sebesar 83 persen. Dari jenis layanan, kenaikan trafik tertinggi ada pada akses ke layanan Instant Messaging, yaitu meningkat 540 persen dibandingkan hari-hari biasa.
Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya mengatakan, antusiasme masyarakat dalam merayakan libur panjang sangat terlihat beberapa tahun terakhir.
"Melalui sistem monitoring jaringan, kami melihat tingkat perpindahan pelanggan juga cukup tinggi. Trafik penggunaan layanan di banyak area di luar Jakarta meningkat signifikan, sebaliknya di Jakarta cenderung berkurang," terangnya melalui keterangan resminya.
Dia menambahkan, jaringan XL Axiata sukses dan lancar dalam melayani pelanggan di semua wilayah, termasuk di area-area yang mengalami peningkatan trafik secara signifikan. Peningkatan kapasitas jaringan dilakukan di sekitar 1.500 site.
Area yang mengalami kenaikan trafik tertinggi adalah Kabupaten Buleleng, Bali sebesar 211 persen, Kabupaten Deli Serdang 140 persen dan Kota Medan 115 persen. Saat Natal, 24-25 Desember 2018, trafik di wilayah yang banyak komunitas Nasrani seperti Medan mengalami peningkatan trafik sebesar 35 persen, Manado 55 persen, dan Kupang 37 persen.
Sementara itu, area-area lokasi wisata popular yang mengalami kenaikan trafik antara lain Pangandaran sebesar 91 persen, Bali 87 persen, Lombok 80 persen, dan Danau Toba 310 persen. Di Labuhan Bajo, trafik layanan data juga mengalami kenaikan sebesar 165 persen.
Pada malam Natal, layanan yang juga mengalami kenaikan signifikan dibandingkan hari-hari biasa adalah SNS (Social Networking Service) naik 125 persen dan Gaming naik 122 persen. Kenaikan trafik dari jenis-jenis layanan ini bisa terjadi karena aplikasi tersebut banyak digunakan untuk mengucapan Natal dan Tahun baru.
Saat ini, jumlah pelanggan XL Axiata mencapai sekitar 53,9 juta pelanggan, dengan jumlah pelanggan data mencapai sekitar 80 persen dari total pelanggan, yang didukung dengan infrastruktur jaringan sebanyak lebih dari 116 ribu BTS termasuk lebih dari 78 ribu BTS data (3G & 4G) di berbagai wilayah di Indonesia serta jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 45 ribu km. Jangkauan layanan data (3G & 4G) XL Axiata juga telah melayani lebih dari 422 kota/kabupaten di Indonesia.
Baca Juga: XL Axiata Prediksi Layanan WhatsApp Bakal Naik 70 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
WiFi Terbaik untuk Rumah, Kos, dan UMKM, Ini Tips Memilih Internet yang Stabil
-
Grab Genjot Kendaraan Listrik, Armada EV Ditargetkan Melampaui 3 Kali Lipat Tahun Ini
-
Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen
-
7 HP Murah untuk Live Streaming TikTok dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tak Takut Listrik Padam, Chest Freezer Ini Punya Teknologi Menjaga Makanan Beku hingga 150 Jam
-
5 HP Midrange dengan Kamera Rasa Flagship, Resolusi Tinggi Didukung OIS dan Baterai Badak
-
Riset : Bahaya Pelecehan Digital di Asia Pasifik, Lebih dari Separuh Korban Alami Trauma
-
4 Tablet Murah dengan Fitur Palm Rejection, Menggambar dan Mencatat Lebih Rapi
-
Dampak Krisis Memori Global, Apple Terpaksa Menaikkan Harga MacBook dan iPad