Suara.com - Dua karyawan Huawei yang mengirim pesan dari akun Twitter perusahaan telekomunikasi Cina menggunakan perangkat iPhone telah dihukum. Tweet, yang diposting pada Hari Tahun Baru, berharap pengikut "Happy # 2019" saat menampilkan "melalui Twitter untuk iPhone".
Perusahaan-perusahaan Cina telah berusaha mengarahkan karyawan ke produk-produk Huawei dan menjauh dari pesaing Apple AS. Tahun lalu, Huawei menyusul Apple dalam jumlah handset yang dikirim ke seluruh dunia, menjadikannya nomor dua setelah Samsung.
Belum lama ini, sebuah laporan dikutip BBC dari Reuters, mengutip memo internal perusahaan yang mengatakan bahwa staf Huawei yang terlibat dalam kesalahan dalam postingan Twitter telah diturunkan pangkat dan akan dilakukan pengurangan gaji.
Pesan tahun baru dengan cepat dihapus dari feed Twitter resmi Huawei tetapi terlanjur dibagikan oleh pengguna situs media sosial.
Memo itu mengatakan, insiden itu yang dikaitkan dengan "masalah VPN" dengan komputer desktop, telah "menyebabkan kerusakan pada merek Huawei", dikutip dari Reuters.
Cina memblokir akses ke banyak situs web asing, termasuk Twitter, meskipun banyak orang menghindari firewall dengan menggunakan jaringan pribadi virtual.
Banyak perusahaan Cina masih bisa berkomunikasi dengan Twitter dan kantor berita resmi, Xinhua, menggunakan Twitter untuk mempromosikan artikelnya, yang membuat banyak pengguna media sosial Cina khawatir dengan standar ganda.
Bisnis Cina telah berusaha mendorong karyawan untuk memilih produk Huawei daripada Apple dalam upaya menunjukkan solidaritas dengan chief financial officer perusahaan, Meng Wanzhou, yang ditangkap di Kanada pada 1 Desember lalu. Menghadapi ekstradisi ke AS dengan tuduhan melanggar sanksi Iran. Kasus ini meningkatkan ketegangan antara AS dan Cina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Penampakan Honor X80 Pro Max Beredar, HP Midrange Baru dengan Baterai 11.000 mAh
-
HP Samsung RAM 8 GB Apa Saja? Ini 3 Pilihan Terbaik dan Termurah sesuai Review
-
5 Kelebihan dan Kekurangan iPhone 14: 'iPhone Murah Terbaik' Pilihan David GadgetIn
-
17 Tim Peraih Juara MPL ID S1 hingga S17, Bigetron by Vitality Jadi Juara Baru
-
AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja
-
Cara Nonton Piala Dunia 2026 Lebih Murah, Telkomsel Hadirkan Paket FOLA PLAY Mulai Rp25 Ribu
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 Juni 2026: Ada Skin M1917, Diamond, dan Bundel Bola
-
Dari Cloud hingga AI, Lintasarta Siapkan Fondasi Digital Baru untuk Bisnis Indonesia
-
Gameplay Clutch Beredar: Grafis Menawan, Padukan Sensasi 3 Game Balap Ikonis
-
Oppo Reno 16 Pro Global Muncul di Geekbench, Usung Dimensity 8000 Series dan RAM 12 GB