Suara.com - SanDisk turut mengambil bagian pada ajang CES (Consumer Electronics Show) 2019 dengan memperkenalkan flashdisk terbarunya dengan kapasitas sebesar 4 TB dan menjadi flashdisk dengan kapasitas penyimpanan terbesar di dunia.
Dilengkapi dengan konektor USB-C, flashdisk buatan SanDisk ini masih berupa prototipe dan belum dikomersialisasi. Pihak SanDisk pun belum mengumumkan harga dan spesifikasi secara resmi dari flashdisk tersebut.
Namun, menurut prediksi harga flashdisk ini akan sangat mahal ketika diluncurkan secara publik. Saat ini, harga flashdisk 2 TB buatan SanDisk bisa mencapai harga sekitar Rp 14 jutaan di pasaran.
Mengingat kapasitas flashdisk dari SanDisk yang mencapai dua kali lipat, flashdisk tersebut kemungkinan akan dibanderol dengan harga ribuan dolar.
Meski belum rilis secara resmi, banyak pengamat mengatakan bahwa flashdisk ini sangat bagus untuk pasar karena akan menurunkan harga produk lain dalam jangka panjang.
Sayangnya, SanDisk terkenal senang memberi "harapan palsu" pada pelanggannya. Hal ini terbukti pada saat ajang CES 2018, SanDisk juga memperkenalkan prototipe flashdisk terkecil di dunia dengan kapasitas 1 TB. Namun, hingga saat ini SanDisk diketahui belum juga meluncurkan produk tersebut secara komersial.
Dilansir dari MacRumors, selain memperkenalkan prototipe flashdisk 4 TB, SanDisk juga meluncurkan SSD portable baru dan layanan SanDisk Flashback untuk cloud backup pada ajang CES 2019.
Diberi nama SanDisk Extreme Pro Portable SSD, perangkat tersebut dirancang dengan kecepatan transfer 1 TB per detik dan dilengkapi dengan sertifikasi IP55. SanDisk berencana merilis SSD portable tersebut pada musim semi 2019 dan tersedia dalam kapasitas 500 GB, 1 TB, dan 2 TB. Sayangnya, SanDisk belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai harga dan negara mana saja SSD portable tersebut akan dirilis.
Baca Juga: Sandisk Hadirkan Perangkat Penyimpanan yang Bisa Jadi Charger
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya