Suara.com - Para penggemar mobile game di Indonesia yang berniat membeli Asus ROG Phone sepertinya harus menahan diri sebelum bisa memainkan ponsel gaming tersebut.
Pasalnya, Regional Director Asus Southeast Asia, Jimmy Lin mengatakan bahwa penjualan ROG Phone di Indonesia tertunda hingga bulan Februari. Padahal mulanya, ponsel flagship tersebut dijadwalkan dilepas ke pasar nasional pada bulan ini.
Perihal keterlambatan ini, Jimmy mengungkapkan bahwa penjualan ponsel terpaksa ditunda karena Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen untuk ponsel ROG Phone yang belum terpenuhi seutuhnya.
"Kami mengalami sedikit kendala TKDN, terkait penggunaan jalur software untuk memenuhi persyaratan. Mungkin penjualan ROG Phone baru dimulai pada Februari," kata Jimmy.
Sebagai pengingat, Asus juga sempat menunda penjualan ponsel baru mereka di Tanah Air. Sebelum ROG Phone, vendor asal Taiwan ini juga pernah menunda penjualan ZenFone 5 dan ZenFone 5Z yang juga terganjal masalah TKDN.
Meski begitu, Jimmy meminta agar konsumen tidak perlu khawatir karena Asus akan segera memenuhi persyaratan TKDN. Selain itu, pihak pabrikan juga akan menjual ponsel lengkap dengan aksesorisnya, mulai dari gamepad, docking untuk desktop, hingga pendingin.
"Kami juga mempertimbangkan pemasaran versi bundling dengan koper berisi aksesori, mungkin sebagai limited edition. Untuk sementara, fokus kami adalah memenuhi persyaratan TKDN," tutup Jimmy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Samsung Kembangkan HP Layar Gulung, Bisa Jadi Pengganti Galaxy Z Fold?
-
Indosat Gandeng Kemnaker dan Wadhwani, Siapkan 1 Juta Talenta Digital AI di Indonesia
-
Rupiah Anjlok, Harga Laptop Acer Kena Imbas
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 22 Mei 2026: Amankan Final Shot Gerhana dan Skin SG2 Mengerikan
-
Apple Bikin Heboh dengan MacBook Neo Murah, Begini Respons Acer Indonesia
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Mei 2026: Sikat Habis Marco Van Basten 120 dan Messi!
-
iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia