Suara.com - Seorang ilmuwan Argentina dilaporkan telah menemukan spesies dinosaurus baru dengan karakter unik. Makhluk purba tersebut merupakan dinosaurus berduri banyak pertama yang condong ke depan dan pernah diidentifikasi oleh ilmuwan.
Penelitian tersebut dipimpin oleh Pablo A. Gallina, seorang ahli paleontologi Argentina dari Universitas Maimonide. Hasil dari penelitian tersebut dapat diakses melalui jurnal Scientific Reports yang diterbitkan pada 4 Februari lalu.
Dinosaurus tersebut diperkirakan hidup sekitar 140 juta tahun lalu. Dikategorikan sebagai hewan Herbivora, dinosaurus itu memiliki anggota tubuh mirip duri yang berjumlah banyak di sepanjang leher dan bagian punggung. Duri-duri tersebut kemungkinan berperan sebagai pertahanan, namun fungsi yang sebenarnya masih diteliti kembali oleh para ilmuwan.
Spesies baru tersebut dinamakan Bajadasaurus Pronuspinax. Nama tersebut diambil dari Etimologis Chimera yang berasal dari Spanyol, Yunani, dan Latin, yang berarti "kadal dari Bajada dengan duri condong ke depan".
Bajadasaurus merupakan salah satu Sauropoda, yaitu sekelompok dinosaurus berleher dan bertubuh besar yang mencakup Brontosaurus, Diplodocus, dan Brachiosaurus.
Analisis terhadap tengkorak dan gigi Bajadasaurus menunjukkan bahwa spesies tersebut memakan rumput di dataran rendah. Soket mata Bajadasaurus terletak di dekat sisi atas tengkorak, memungkinkan hewan itu mengawasi Predator saat tengah makan.
"Kami percaya bahwa duri yang panjang dan runcing di leher dan punggung Bajadasurus berfungsi mencegah Predator potensial," ucap Gallina.
Sebelum penemuan terbaru ini, ahli paleontologi telah menemukan Sauropoda dengan karakter yang hampir serupa. Dinosaurus yang ditemukan di Amerika Selatan tersebut dinamai Amargasasurus cazaui.
Bedanya, Sauropoda yang terlihat ramping itu hidup sekitar 15 juta tahun setelah Bajadasurus. Amargasaurus juga memiliki duri, namun duri-duri tersebut jauh lebih pendek dan condong ke belakang.
Baca Juga: Harta Karun, Ilmuwan Temukan Puluhan Jejak Kaki Dinosaurus
Dilansir dari Gizmodo, Bajadasurus terkenal karena ukuran duri dan orientasi yang condong ke depan. Duri-duri Bajadasaurus seperti batang yang panjang dengan ukuran yang mencapai hampir 5 kaki atau sekitar 150 meter. Penemuan spesies dinosaurus berduri banyak ini akan diteliti kembali oleh para ilmuwan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Xiaomi 18 Bocor Lebih Awal, Siap Tantang Galaxy dan iPhone di 2026
-
Apple Hentikan Dukungan 16 Perangkat Sekaligus, Cek Apakah Gadget Anda Terdampak
-
Terpopuler: Cara Beli Paket Piala Dunia 2026 di FolaPlay, Tablet Rp2 Jutaan Terbaik
-
197 Ponsel Dapat Diskon di PRJ 2026: HP Murah Rp400 ribu, Flagship Cuma Rp3 Jutaan
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi Pakai HP Tanpa Aplikasi, Aktifkan Notifikasi Otomatis
-
Asus Chromebook CM32 Debut dengan Chip MediaTek dan Layar 2.5K, Baterai Tahan 13 Jam
-
Cara Aktifkan Paket Bola Gembira Full di FolaPlay untuk Nonton Piala Dunia 2026, Segini Harganya