Suara.com - Hubungan antara Amerika Serikat dan China, harus kita katakan, sedikit beku saat ini. Dan itu tidak mungkin ditingkatkan dengan laporan baru dari think tank, keamanan nasional AS yang menunjukkan bahwa China sedang terburu-buru untuk mengimplementasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam sistem senjatanya.
Pusat Keamanan Amerika Baru (CNAS) menggambarkan bagaimana pejabat China melihat 'perlombaan senjata' AI sebagai ancaman bagi perdamaian global. Penulis laporan, Gregory C. Allen, menunjukkan drone sebagai contoh khusus dari jenis persenjataan yang semakin menjadi otomatis.
"Meskipun banyak drone generasi saat ini terutama dioperasikan dari jarak jauh, para pejabat China umumnya mengharapkan drone dan robot militer untuk menampilkan AI yang semakin luas dan kemampuan otonom di masa depan. Pabrikan senjata China telah menjual drone bersenjata dengan otonomi tempur yang signifikan," tulis Allen.
Dia juga menyatakan bahwa pemerintah China menjadi lebih agresif dalam memperkenalkan tingkat otonomi yang lebih besar lebih dekat dengan penggunaan kekuatan mematikan. Tentunya, kondisi ini mulai mengkhawatirkan banyak pihak karena peningkatan kecerdasan buatan dimainkan dalam situasi tertentu.
Jika drone yang dikontrol AI memutuskan untuk melesatkan tembakan peringatan ke musuh, apakah itu akan ditafsirkan sebagai peringatan otomatis atau akankah musuh berpikir manusia menembak mereka?
Allen melanjutkan dengan menjelaskan bahwa sampai definisi yang diakui secara global untuk peperangan robot otonom disusun, ada peningkatan risiko eskalasi yang tidak disengaja.
Pada bulan Agustus tahun lalu, para ahli dari puluhan negara bertemu di PBB untuk membahas cara menangani sistem senjata semacam ini. Beberapa kelompok advokasi top mengatakan, pemerintah dan pasukan militer harus dicegah mengembangkan sistem seperti itu.
Peneliti Inteligensi Buatan Rasha Abdul Rahim mengatakan, robot pembunuh tidak lagi menjadi fiksi ilmiah dan semakin dekat dan semakin dekat.
"Kita meluncur menuju masa depan di mana manusia bisa terhapus dari pengambilan keputusan seputar penggunaan kekuatan. Belum terlambat untuk mengubah haluan. Larangan pada sistem senjata yang sepenuhnya otonom dapat mencegah beberapa skenario yang benar-benar dystopian, seperti perlombaan senjata teknologi tinggi baru antara negara-negara adidaya dunia yang akan menyebabkan senjata otonom berkembang biak secara luas," bebernya. [Metro]
Baca Juga: Terobosan Baru, Ilmuwan Ciptakan Microbot Berwajah Semut
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 7 Juni 2026: Ada Skin SG2 Golden dan Football Bundle Gratis
-
Game FIFA World Cup Launch Edition Ada di Netflix: Terhubung Smart TV, Kontrol Lewat HP
-
HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
-
Lebih Murah dari Model FE, Vivo V70 Lite Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo
-
4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
-
Rp1,5 Juta Dapat HP Vivo Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Kamera 50 MP dan Baterai Jumbo
-
4 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan untuk Gaming dan Streaming Sepuasnya
-
2 HP Android Desain Kamera Boba 2 Miring Mirip iPhone 15, Harga Cuman Rp1 Jutaan
-
Manfaatkan Teknologi iNaturalist, Cetak Naturalis Muda dan Data Konservasi Digital
-
5 HP Android Mirip iPhone 17 Pro: Desain Mewah, Harga Merakyat Mulai Rp1 Jutaan