Suara.com - Perlambatan ekonomi global imbas dari isu perang dagang Amerika Serikat dengan China tak membuat penjualan mainan Lego menurun.
Bahkan dilaporkan, penjualannya terus naik terutama untuk pasar China. Selain itu, Lego bakal menambah gerai di China berkat kinerja penjualan yang tumbuh.
"Saya tidak benar-benar melihat stagnasi (di pasar mainan China) saat ini," kata Chief Executive Niels B. Christiansen seperti dilansir Reuters, Jumat (1/2/2019).
Lego berencana memiliki sekitar 140 gerai di 30 kota yang tersebar di China. Jumlah tersebut naik dari 60 gerai yang dimilikinya saat ini yang sebagian besar dioperasikan oleh mitra lokal.
Mainan asal Denmark itu juga berencana untuk membuka gerai ketiganya di Beijing pada bulan Maret dan melanjutkan kemitraannya dengan raksasa internet China Tencent.
"95 persen orang tua di China ingin anak-anak mereka bermain lebih banyak, dan mereka tertarik untuk memberi mereka mainan berkualitas tinggi," katanya.
Pembuat mainan milik perusahaan swasta ini telah beberapa kali berhasil meningkatkan upayanya untuk memerangi pelanggaran hak cipta di China, tetapi para peniru tetap masih menjadi masalah besar.
"Jelas bahwa ambisi China adalah untuk selalu bisa membuat tiruannya, tetapi kami belum benar-benar melihat implikasinya," imbuhnya.
Baca Juga: Nike Dituduh Hina Islam karena Bikin Lafal Allah di Alas Sepatu
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026