Suara.com - Aplikasi Arab Saudi yang dapat digunakan untuk melacak perempuan dan mencegah mereka bepergian akan diselidiki Apple. Hal ini diungkap salah satu pimpinan ekskutifnya.
Tim Cook mengatakan dalam sebuah wawancara dnegan NPR, dia tidak mengetahui aplikasi Absher tetapi akan memeriksanya. Aplikasi, yang menawarkan akses ke layanan pemerintah, telah dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia.
Senator Demokrat Ron Wyden telah meminta Apple dan Google untuk menghapusnya dari toko mereka.
Perempuan di Arab Saudi perlu mendapatkan izin untuk meninggalkan negara dari wali lelaki, biasanya ayah atau suami.
Aplikasi Absher, yang dirancang untuk berbagai layanan pemerintah, seperti memperbarui SIM, membuat proses mengizinkan atau melarang perjalanan jauh lebih mudah, dan itu dapat dilakukan melalui smartphone.
Awalnya, aplikasi ini dirancang untuk Kementerian Dalam Negeri, Absher telah digunakan selama beberapa tahun dan diunduh lebih dari satu juta kali.
Investigasi dari situs web Insider mengungkapkan, bagaimana itu digunakan oleh wali lelaki untuk mendaftarkan istri, saudara perempuan dan anak perempuan untuk membatasi atau mengizinkan perjalanan internasional.
Lelaki itu menerima pemberitahuan jika perempuan yan menjadi tanggung jawabnya berusaha untuk meninggalkan negara itu.
Human Rights Watch mengatakan kepada publik bahwa aplikasi seperti ini dapat memfasilitasi pelanggaran hak asasi manusia, termasuk diskriminasi terhadap perempuan.
Baca Juga: Sst... Apple Siapkan Kejutan pada 25 Maret
"Ini bukan berita bahwa monarki Saudi berupaya membatasi dan menekan perempuan Saudi, tetapi perusahaan-perusahaan Amerika seharusnya tidak memungkinkan atau memfasilitasi patriarki pemerintah Saudi," tulis Wyden.
Mengutip dari Insider, aplikasi ini juga telah digunakan oleh beberapa perempuan untuk secara diam-diam mengubah pengaturan pada ponsel wali lelaki mereka sehingga memungkinkan untuk melakukan perjalanan. Sayang, hingga kini belum ada tanggapan dari Google terkait hal ini. [BBC]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Perang Melawan Scam: AI Indosat Hadang 2 Miliar Ancaman Digital dalam 6 Bulan
-
Apakah HP Kemasukan Air Bisa Diperbaiki? Ini 5 Rekomendasi Ponsel Tangguh Tahan Air
-
Daftar Harga HP Honor Terbaru Februari 2026, Lengkap dengan Tablet
-
41 Kode Redeem FF 6 Februari 2026: Klaim Skin Sukuna, Gloo Wall Cosmic dan Parasut Jujutsu Kaisen
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
24 Kode Redeem FC Mobile 6 Februari 2026: Jadwal Lucio OVR 117
-
Biaya Akses Data Biometrik di Dukcapil Naik 3 Kali Lipat, ATSI Keberatan
-
Spesifikasi Advan Workmate Ultra, Laptop Murah dengan Intel Core Ultra
-
Bocoran Fitur Galaxy A57 Mencuat, Harga Samsung Galaxy A56 Kini Jadi Makin Murah
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi