Suara.com - Apple mengatakan akan memberikan kompensasi atau hadiah kepada bocah 14 tahun yang pertama kali menginformasikan adanya bug atau celah keamanan pada aplikasi panggilan video FaceTime.
Apple pada Kamis (7/2/2019) telah merilis iOS 12.1.4 untuk memperbaiki celah atau bug pada fitur FaceTime Group pada iPhone setelah sekitar sepekan menoaktifkan fitur tersebut.
Bug ini awalnya dilaporkan ke Apple oleh Michele Thompson dari Arizona, Amerika Serikat pada 19 Januari lalu. Michele mengatakan bug itu ditemukan oleh puteranya yang baru berusia 14 tahun, ketika sedang bermain game Fortnite bersama teman-temannya.
Celah keamanan itu sendiri membuat pengguna FaceTime bisa mendengar pembicaraan orang yang akan ditelepon, meski panggilan itu sendiri belum diangkat. Bug itu bisa mengubah iPhone, iPad, atau iPod yang memiliki FaceTime layaknya alat mata-mata.
Awalnya, pihak Apple lambat merespon, namun raksasa teknologi AS tersebut kini telah mengakui bahwa penemuan bug itu adalah atas jasa Grant Thompson.
Dilansir dari The Verge, Apple berjanji akan memberikan hadiah kepada Grant berupa bantuan biaya kuliah. Meski begitu, Apple belum mengungkapkan secara pasti berapa jumlah yang dibayarkan kepada keluarga Thompson.
Berita Terkait
-
Samsung Salip Apple Saat Pasar Smartphone Terpuruk, Kok Bisa?
-
Apple Uji Coba RAM dari China, Strategi Baru Hadapi Lonjakan Harga Memori
-
Apple Siapkan iPhone Air 2: 4 Kelebihan dari Pendahulunya, Benarkah Jadi Jawaban Kritik Pengguna?
-
Anya Taylor-Joy Kembali ke Layar Kaca Lewat Serial Lucky, Tayang 15 Juli
-
6 Risiko Pakai iPhone WiFi Only, Jangan Buru-Buru Tergiur Harga Murah
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris