Suara.com - Google, JD.com, dan Tencent serta beberapa investor lainnya, termasuk Mitsubishi Corporation dan Provident Capital telah merampungkan fase pertama pendanaan untuk Go-Jek, salah satu unicorn Indonesia yang sudah mengembangkan sayapnya ke Vietnam dan Singapura.
Investasi fase pertama putaran pendanaan Seri F itu menunjukkan keyakinan investor terhadap peluang pertumbuhan Go-Jek yang didukung pertumbuhan pesat ekonomi digital Asia Tenggara yang diperkirakan mencapai 240 miliar dolar pada 2025.
"Visi kami adalah untuk selalu menciptakan hal-hal yang beanfaat untuk Indonesia dan memberikan dampak sosial yang positif melalui teknologi," kata CEO GoJek Group Nadiem Makarim, di Jakarta, Jumat (15/2/2019).
Menurut Nadiem, Go-Jek sekarang merupakan platform mobile on-demand dan pembayaran digital terbesar di Asia Tenggara dengan total gross transaction value (GTV) lebih dari 9 miliar dolar AS dan total volume transaksi setahun mencapai 2 miliar dolar AS pada 2018.
Kinerja itu mengukuhkan kepemimpinan Go-Jek pada layanan pembayaran digital dan pesan-antar makanan. Ekosistem Go-Pay sudah memroses 6,3 miliar dolar AS nilai transaksi bruto, sementara Go-Food mencapai 2 miliar dolar AS sepanjang 2018.
Adapun investasi yang terkumpul dalam putaran pendanaan Seri F nanti akan digunakan untuk memperdalam penetrasi pasar di Indonesia serta memperkuat ekspansi Go-Jek di kawasan Asia Tenggara, setelah peluncuran Go-Jek di Singapura, Go-Viet di Vietnam, dan GET Thailand.
Respons masyarakat di negara-negara tersebut sangat positif, melampaui ekspektasi. Di Vietnam, Go-Viet meraih 40 persen pangsa pasar layanan transportasi online roda dua dalam tiga bulan di antara layanan pesan-antar makanan sejenis lainnya hanya dalam dua bulan setelah diluncurkan di Ho Chi Minh dan menyusul di Hanoi.
Di Singapura, aplikasi Go-Jek versi beta telah dibuka untuk seluruh masyarakat sejak Januari 2019, memberikan pilihan nyata baik bagi pengguna maupun pengemudi.
Setelah pendanaan Seri F ini, Nadiem memastikan bahwa para pendiri Go-Jek akan tetap memiliki kontrol terhadap pengambilan keputusan dan penentuan arah kebijakan perusahaan, agar mereka dapat merealisasikan visi jangka panjang perusahaan serta terus berekspansi dan mengembangkan bisnis dengan pesat.
"Seiring dengan ekspansi internasional perusahaan, kami bangga dapat membawa visi kami ke lebih banyak negara di Asia Tenggara sekaligus menempatkan Indonesia pada peta dunia sebagai pusat inovasi teknologi di kawasan ini," tambah Nadiem.
Berita Terkait
-
Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi
-
Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Spesifikasi Google Pixel 11 Pro Series dan Daftar Harga Terbarunya, Lebih Mahal?
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum Eksfoliasi AHA BHA dan Moisturizer agar Tidak Iritasi
-
Ulasan Drakor Snowdrop: Debut Akting Jisoo Blackpink yang Tercoreng Kontroversi
-
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas
-
Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres