Suara.com - Para peneliti di Inggris dilaporkan telah melacak lusinan batu Stonehenge asli pada dua tambang di daerah Wales barat.
Namun, para peneliti dibuat terkejut karena batu-batu tersebut diperkirakan diangkut sejauh sekitar 290 kilometer ke tempat Stonehenge sekarang.
Hal tersebut membuat para peneliti berasumsi bahwa batu-batu raksasa dari tambang tersebut diseret di atas kereta luncur kayu oleh orang-orang kuat pada zamannya.
Batu-batu yang disebut dengan Bluestone tersebut memiliki rona abu-abu kebiruan. Beberapa Bluestone akan membentuk lingkaran di dalam monumen yang menjulang di atas Daratan Salisbury, Inggris bagian selatan.
Penelitian mengenai tambang yang memiliki batu Stonehenge asli tersebut telah diterbitkan pekan ini di jurnal Antiquity.
Dua tambang Bluestone bernama Carn Goedog dan Craig Rhos-y-felin itu diperkirakan telah digali sekitar 3.000 SM.
Para peneliti berasumsi bahwa para pekerja kuat pada zaman prasejarah telah menemukan cara untuk mengangkut batu-batu raksasa.
Dilansir dari Washington Post, Stonehenge merupakan sebuah keanehan di antara struktur megalitik Eropa. Sebagian besar suku zaman prasejarah lainnya biasanya membangun struktur bangunan raksasa tak jauh dari tambang batu yang berada tidak lebih dari 16 kilometer.
Namun, mengingat lokasi Stonehenge yang mencapai ratusan kilometer dari tambang batuannya, fakta tersebut menjadi misteri tersendiri di kalangan peneliti.
Baca Juga: Anggota DPR Tuding Ada Oknum Kepala Diskominfo Jadi Otak Penyebaran Hoaks
Artikel ini sebelumnya ditulis hitekno.com dengan judul "Misteri Baru, Batu Stonehenge Asli Ditemukan 290 Km Jauhnya".
Berita Terkait
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
MotoGP Inggris 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Cek Jadwal Lengkapnya
-
Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton
-
BRIN Bawa 200 Produk Inovasi ke Istana: Fokus pada Pangan, Energi, dan Kesehatan
-
Inggris Investigasi Aliran Dana Badan Amal ke Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM
-
Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga
-
Investor Asing Serok Saham Perbankan, BBRI Paling Banyak
-
Berapa Lama Batas Maksimal Simpan Nasi di Rice Cooker? Awas Jangan Asal Hangatkan!
-
Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On
-
Restrukturisai WIKA, Dony Oskaria Peringatkan Direksi: Jangan Akal-akalan!
-
Detik-detik Gempa Susulan NTT saat Konpers Wamendikdasmen
-
Tawuran Warga di Manggarai Pecah, 14 Perjalanan Commuter Line Bogor-Jakarta Tertahan
-
Intip Rahasia Skin Booster DNA Salmon yang Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Kulit Glowing Tanpa Iritasi
-
Laba BSI Tumbuh 11,8 Persen