Suara.com - Seorang warganet tiba-tiba meluapkan kekesalannya terhadap aplikasi GoPay. Dalam sebuah postingan yang viral di instagram itu, seorang warganet menyebut jika GoPay adalah aplikasi buatan Polandia.
Ia yang mulanya mengunduh aplikasi tersebut guna melakukan pembayaran sebuah transaksi di Bali, merasa tertipu. Pasalnya, tampilan aplikasi GoPay yang diunduhnya tidak menggunakan bahasa Indonesia ataupun Inggris, melainkan bahasa Polandia.
Uniknya, warganet ini menyangka aplikasi tersebut adalah hoaks dan membeli rating satu bintang.
"e dibali pembayaran udah pakek gopay g****k pas udah di download ni aplikasi ngasih bahasa prang dayak gimana mau ngerti," tulis warganet lain yang dikutip dari salah satu akun @igtainmentt.
Ia menjadi bulan-bulanan warganet lainnya karena tidak membaca deskripsi aplikasi. Tidak hanya itu, banyak warganet yang justru meminta maaf atas kesalahan dari kekeliruan karena kurang pemahaman atas aplikasi yang diinstall tersebut.
"Bocah pada baca napa? kaga bisa baca apa yak? kalo elu2 pade kaga tau bahasa nye jgn bacot n kasih bintang 1, to dev, we apologize," tulis Setiawan Hendra.
"Buat orang Indo yang nganggep aplikasi ini aplikasi hoax, aplikasi tipu tipu. Jangan b*** banget lah jadi orang, jangan ngerusak rating aplikasi orang," kata Dimas Prasetya.
Ternyata, GoPay yang diinstall warganet itu merupakan aplikasi buatan Polandia yang dipakai untuk pembayaran transportasi umum di negara tersebut. Sedangkan, ia menyangka jika aplikasi yang diinstall itu merupakan buatan Go-Jek
Seperti diketahui, aplikasi GoPay yang digunakan sebagai dompet digital untuk pembayaran transaksi Go-Jek, merupakan hasil karya anak bangsa. Agar Anda tidak mengalami hal serupa, cobalah untuk melakukan pencarian Go Pay dengan memakai tanda spasi. Tidak hanya itu, disarankan sebelum memutuskan untuk menginstall aplikasi hendaknya budayakan membaca terlebih dahulu.
Baca Juga: Google, JD.com, dan Tencent Tanam Investasi Baru di Go-Jek
Jika Anda melakukan pencarian di toko aplikasi dengan mengetik "GoPay" tanpa tanda spasi, Anda akan terhubung dengan aplikasi buatan Polandia. Tolong budayakan membaca, sebelum bertindak!
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali