Suara.com - Oppo, pada Rabu malam (13/3/2019) di Jakarta, meluncurkan Oppo F11 dan Oppo F11 Pro yang diklaim sebagai ponsel dengan kamera berkekuatan 48 megapiksel pertama di Indonesia.
Keluarga Oppo F11 dipersenjatai dengan kamera belakang ganda beresolusi 48 MP + 5 MP, resolusi kamera ponsel terbesar yang ada di pasar saat ini.
Marketing Director Oppo Indonesia Alinna Wenxin, besarnya kekuatan kamera belakang Oppo F11 Series hadir untuk memenuhi kebutuhan fotografi konsumennya di Tanah Air.
"Fotografi potrait merupakan jenis foto paling populer dalam fotografi ponsel. Itulah alasan kenapa kami membawa F11 series yang memiliki kamera utama 48 MP yang sanggup menghasilkan foto potrait yang baik," ujar Alinna.
Selain mengandalkan kamera belakang, inovasi juga terlihat pada kamera selfie yang mengusung desain pop-up beresolusi 16 MP. Meski bukan menjadi ponsel pertama yang mengusung kamera depan pop-up, namun Oppo optimistis bisa merebut hati konsumen ponsel di Indonesia.
"Kami memang bukan yang pertama. Tapi bicara soal kans Oppo F11 di Indonesia, kami optimis akan mendapatkan sambutan baik. Karena selain pop up camera selfie, Oppo F11 juga punya kamera depan dengan resolusi terbesar saat ini, hingga VOOC Flash Charge 3.0 yang bisa mengisi baterai cepat," kata Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia.
Soal kemampuan kamera pop up pada Oppo F11 Series, fitur tersebut diklaim perusahaan sanggup bertahan hingga 6 tahun dengan pemakaian 100 kali jepretan dalam satu hari.
Untuk urusan dapur pacu, baik Oppo F11 dan F11 Pro sama-sama diotaki oleh prosesor MediaTek Helio P70 yang mampu mengoperasikan perangkat dengan konsumsi daya yang rendah.
Hadir dalam varian warna Thunder Black dan Aurora Green, pemesanan Oppo F11 Pro dimulai pada periode 14 - 22 Maret 2019 di seluruh gerai resmi Oppo dan situs retail online ternama seharga Rp 5 juta. Sedangkan untuk Oppo F11 baru bisa dipesan mulai 1 April 2019 dengan harga Rp 4 juta.
Berita Terkait
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Bocoran! Oppo Reno16 Series Meluncur 3 Juli 2026, Usung Desain Planet 3D dan Fitur AI Unik
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D