Suara.com - Platform media sosial Facebook dan Instagram diketahui tak dapat diakses dari kemarin malam, Rabu (13/3/2019) hingga pagi ini, Kamis (14/3/2019) untuk beberapa pengguna.
Meski pengguna dapat membuka kedua platform media sosial tersebut seperti biasa, namun pengguna mengeluhkan tak dapat mengirim pesan di Messenger, mengunggah dan semua fitur lainnya yang ada di Facebook.
Dilansir dari laman The Verge, tak hanya Instagram dan Facebook yang down namun paltofrm chatting WhatsApp juga mengalami penurunan.
Namun hal ini terjadi di beberapa pengguna saja, beberapa pengguna masih bisa mengakses Instagram namun sebagian tak bisa.
Selain itu, Oculus VR milik Facebook juga mengalamai masalah terkait pemadaman pada platform media sosial tersebut.
Sebelum down, WhatsAApp nampaknya baik-baik saja namun untuk pengguna Paraguay, Bangladesh, Argentina, India dan masih banyak lainnya tercatat sudah mengalami masalah.
DownDetector menunjukkan bahwa pengguna Instagram, Facebook dan WhatsApp yang ada di Brasil mengalami pemadaman yang paling parah.
Bagian iklan pada laman Facebook juga tidak berfungsi dan itu menyebabkan kesalahan internal ketika pengguna akan membeli iklan.
Setelah adanya gangguan tersebut baik akun Facebook dan Instagram mengonfirmasi di Twitter.
Baca Juga: Mirip Facebook, Instagram Bakal Punya Fitur Nobar
Pihak Facebook mengungkapkan masalah ini tidak terkait dengan serangan DDoS.
DownDetector mencatat pemadaman terjadi di New England, Texas, Seattle, Washington dan bagian Amerika Latin termasuk Peru, Inggris, India, Filipina hingga Indonesia juga merasakan gangguan tersebut.
Hal ini menyebabkan beberapa pengguna kedua platform media sosial tersebut ramai-ramai menulis di Twitter hingga menjadi trending dari kemarin malam hingga pagi ini.
Tercatat #facebookdown telah menduduki urutan pertama trending topik di Twitter dunia dengan lebih dari 367 ribu cuitan sedangkan #instagramdown telah mencatat lebih dari 364 ribu cuitan.
Berita Terkait
-
Tren Personal Branding oleh Gen Z: Sesulit Itukah Menjadi Diri Sendiri?
-
Bahaya Laten Self-Diagnosis: Saat Gangguan Mental Berubah Jadi Tren Estetika di Media Sosial
-
Tak Sekadar Batasi Konten, Instagram Mulai Beri Peringatan Saat Remaja Cari Istilah Berbahaya
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana