Suara.com - Setelah melalui persaingan yang sengit, YouTuber PewDiePie mengakhiri perang dengan T-Series dengan mengunggah video musik diss track dan serangkaian tuduhan terhadap saingannya tersebut.
Video diss track yang berjudul ''Congratulations'' ini berisi tuduhan ketua Bhushan Kumar yang melakukan banyak kesalahan.
PewDiePie menggunakan salah satu artikel yang diterbitkan oleh Times of India, yang menyebutkan Bhushan Kumar, eksekutif T-Series sedang diselidiki atas dugaan penggelapan pajak besar dan menyedot ratusan crores ke negara-negara asing untuk membeli properti di nama-nama karyawannya.
Tak hanya itu, dilansir dari laman The Verge, PewDiePie juga mengungkapkan bahwa T-Series dilaporkan mengiriminya surat penghentian setelah merilis lagu Bitch Lasagna.
Namun, ia telah menyelesaikan masalah tersebut dan menangani masalah hukum dengan video di masa lalu.
Melalui video ''Congratulations'' ini PewDiePie menggunakan untuk menyuarkan keluhannya dan membalas atas kejadian masa lalu.
Video dengan durasi 4 menit ini menapilkan PewDiePie memegang kue dengan lambang T-Series dan menyanyikan lagu diss track tersebut lengkap dengan balon-balon.
Pertempuran antara dua YouTuber ini menyebabkan banyak masalah-masalah baru yang dibuat kedua fansnya.
Seperti Justin Roberts, vlogger di Jake Paul's Team 10 kolektif, membeli ruang iklan di Times Square juga memberitahu orang untuk berlangganan PewDiePie atau streaming langsung yang mengatasnamakan PewDiePie.
Baca Juga: Dikaitkan dalam Penembakan Masjid New Zealand, Ini Konfirmasi PewDiePie
Hingga, PewDiePie dianggap menjadi suatu pemberontakan terhadap YouTube setelah serangan teroris yang kejam di Selandia Baru yang menyeret nama PewDiePie beberapa waktu lalu.
Terlepas dari kontroversi tersebut, tercatat kini T-Series memiliki 88.000 subscriber lebih banyak dari PewDiePie.
Namun video diss track PewDiePie berhasil menembus angka 10 juta dalam waktu 12 jam.
Berita Terkait
-
Farida Nurhan Buka-bukaan Nominal Pendapatan di YouTube Hingga Putuskan Jual Akun
-
Farida Nurhan Jual Akun YouTube Seharga Rp10 Miliar, Tinggalkan 5,3 Juta Subscriber
-
Biodata dan Perjalanan Karier Windah Basudara: Dari Masa Sulit hingga Jadi Bintang Gaming Indonesia
-
Bukan Clara Shinta, Ternyata Ini Akun Pertama Pengunggah Video Gus Miftah Olok-Olok Penjual Es Teh
-
Cara Mudah Menghapus Akun YouTube
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Xiaomi Siapkan HP Baru dengan Baterai 8.500 mAh, Pakai Chip Flagship MediaTek Anyar
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta untuk Driver Ojol, Baterai Awet Dipakai Narik Seharian
-
Advan Macha Watch Resmi Rilis, Jam Tangan Murah Harga Rp 600 Ribuan
-
Terpopuler: Smartwatch Murah Alternatif Xiaomi, Kenapa iPhone Worth Buying?
-
6 Alasan iPhone Sangat Worth It untuk Pemakaian Jangka Panjang di 2026
-
17 Kode Redeem MLBB 3 Februari 2026 Terbaru: Ada Skin Eksklusif hingga Diamond Gratis
-
31 Kode Redeem FF 3 Februari 2026 Terbaru: Ada Skin SG2, Emote Langka, dan Bundle Eksklusif Gratis
-
Acerpure Clean V2 Resmi Hadir, Vacuum Cordless Ringan dengan Fitur Canggih Khusus Pemilik Hewan
-
Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara
-
Xiaomi Pad 8 Global Muncul di Geekbench: Siap ke Indonesia, Pakai Chip Kencang Snapdragon