Suara.com - The Big Bang atau dalam bahasa Indonesia Dentuman Besar, merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta berdasarkan kajian kosmologi mengenai bentuk awal dan perkembangan awal semesta.
Penamaan Big Bang sendiri identik dengan ledakan dahsyat yang memekakkan telinga. Namun, menurut How Stuff Works, ledakan Big Bang ternyata lebih mirip dengan dengungan suara robot. Terlebih, suara ledakan itu tidak bisa didengar manusia.
Suara ini diketahui berkat penelitian yang dilakukan oleh seorang fisikawan di Universitas Washington bernama John Cramer. Dengan menggunakan data yang dikumpulkan satelit untuk memeriksa latar belakang gelombang mikro kosmik, sebuah gelombang dari sisa-sisa radiasi elektromagnetik dari Big Bang, Cramer memasukkan data tersebut ke dalam program komputer dan mengubahnya menjadi suara. Namun, suara yang dihasilkan sangat rendah bahkan Cramer meningkatkan frekuensinya hingga 100 septillion kali.
Meskipun suara ledakan Big Bang tidak terdengar keras, namun itu ledakannya menghasilkan suara yang panjang. Selama 100.000 hingga 700.000 tahun pertama setelah diciptakannya alam semesta, alam semesta lebih padat daripada udara di Bumi. Hal ini berarti gelombang suara dapat melewatinya.
Namun, saat alam semesta mendingin dan mengembang, panjang gelombang suara membentang dan membuat suara menjadi lebih rendah. Dengungan dari Big Bang berlanjut selama ratusan ribu tahun sampai alam semesta tumbuh semakin membesar sehingga suara yang dihasilkan memudar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
27 Kode Redeem FF 19 Maret 2026: Tahan Dulu Top Up, Ada Diskon Diamond dan Skin NMAX Gratis
-
5 HP Baterai 6000 mAh untuk Pemakaian Jangka Panjang, Mulai Rp2 Jutaan
-
30 Kode Redeem FC Mobile dan Kunci Jawaban Kuis Cerita Bangsa AS 19 Maret 2026, Klaim OVR 116
-
Vivo X300s Muncul di Geekbench, HP Flagship Ini Bawa Kamera Premium dan Dimensity 9500
-
Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA
-
iQOO Z11 Resmi Debut Pekan Depan: Usung Chip Gahar Anyar dan Baterai 9.020 mAh
-
8 Link Live Streaming CCTV Mudik Lebaran 2026, Pantau Lalu Lintas Real-Time
-
Cara Mematikan Centang Biru WhatsApp, Bisa Baca Pesan Tanpa Ketahuan
-
Link Live Melihat Hilal Sendiri Secara Online dari BMKG, Lengkap Titik Lokasi dan Penjelasannya
-
7 Cara Memantau CCTV Rumah Lewat HP, Mudik Jadi Lebih Tenang dan Aman