Suara.com - Beredar video fenomena alam Laut di bawah Jembatan Surabaya - Madura atau dikenal Suramadu tampak terbelah. Di laut yang membelah Pulau Jawa dan Madura itu terlihat gradasi dua warna seperti memisahkan air laut.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii pada Selasa (19/3/2019) itu tampak lautan seperti terbelah dua. Ada dua gradasi warna yang berbeda seolah tak bisa menyatu di perairan Selat Madura.
Video tersebut diambil dari sisi Jembatan Suramadu. Tampak beberapa pengendara sepeda motor pun ikut menepi dan mengaadikan fenomena alam itu.
Video berdurasi 29 detik itu menyedot perhatian banyak warganet. Sejak diunggah, sedikitnya disaksikan lebih dari 81 ribu kali dan dikomentari sebanyak 556 warganet.
Tak hanya di Instagram saja, video penampakan air gradasi di bawah Jembatan Suramadu juga viral di media sosial lainnya. Warganet berbondong-bondong membicarakan fenomena ini.
Banyak warganet yang tak percaya dengan fenomena alam ini. Bahkan tak sedikit dari warganet berspekulasi mengenai penyebab terjadinya fenomena unik ini.
“Ada yang bisa jelasin nggak,” kata @ika_wiwit_yo.
“Itu air sama minyak apa gimana dah,” ungkap@rafael_remys.
“Ai pikir Cuma ada di luar negeri,” ujar @dapur_miku.
Baca Juga: JK Ungkap Alasan Jokowi Gratiskan Suramadu
“Itu efek tercemar limbah kali jadi bisa yah gitu,” tutur @vaiikitty23.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta