Suara.com - Kita tahu asteroid dapat melakukan hal-hal buruk pada planet kita. Sekarang NASA akan memberi tahu betapa suramnya tabrakan batu ruang angkasa hari kiamat.
Badan antariksa telah menghabiskan 20 tahun memindai langit untuk objek dekat Bumi (NEO), yang merupakan komet atau asteroid yang datang dalam jarak 30 juta mil dari dunia manusia. Minggu depan di Planetary Defense Conference, NASA akan mengambil bagian yang akan mengajak kita semua membayangkan apa yang akan terjadi jika batu besar menghantam kita.
"Latihan-latihan ini benar-benar membantu kami dalam komunitas pertahanan planet untuk memahami apa yang perlu diketahui oleh kolega kami di sisi manajemen bencana," kata Lindley Johnson, Perwira Pertahanan Planet NASA.
Latihan ini akan membantu dalam mengembangkan komunikasi yang lebih efektif satu sama lain dan dengan pemerintah kita. Latihan ini membayangkan bahwa benda raksasa berada di jalur tabrakan dengan Bumi. Peserta dalam latihan akan membahas kemungkinan misi untuk menangkisnya, tetapi juga menganalisis 'dampak-dampak potensial'.
"Apa yang ingin diketahui secara darurat adalah kapan, di mana, dan bagaimana asteroid akan berdampak, dan jenis dan tingkat kerusakan yang dapat terjadi," kata Leviticus Lewis dari Divisi Operasi Respon untuk Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA).
Tahun lalu Lindley mengatakan, hanya ada 'terbatas' kesempatan untuk melihat asteroid yang datang dari arah tertentu di luar angkasa. Sangat mudah melacak objek besar, tetapi yang lebih kecil sering dapat muncul di cakrawala beberapa saat sebelum benturan.
NASA mengandalkan penggunaan teleskop darat untuk melihat langit malam. Ini berarti bahwa jika asteroid mendekat dari 'sisi hari' Bumi, itu tidak akan terlihat karena cahaya matahari akan menghentikan kita untuk melihatnya.
"Jika benda itu masuk ke tata surya bagian dalam dan mendekati Bumi dari sisi malam ... peluang kita cukup bagus untuk mengambil benda dengan ukuran hampir berapa pun ketika benda itu mendekati Bumi," katanya.
Semakin kecil itu semakin dekat harus datang ke bumi bagi kita untuk mendeteksinya. Tapi kita memiliki kerentanan dari sisi hari jika asteroid telah memiliki pendekatan terdekat mereka dengan matahari, yang disebut perihelium mereka, kemudian kembali dari Tata Surya dan mendekati bumi dari sisi hari kemampuan kita untuk mendeteksi mereka sebelum waktu sekarang sangat terbatas. [Metro]
Baca Juga: Fosil Ini Buktikan Dinosaurus Punah karena Hantaman Asteroid
Berita Terkait
-
Yuk, Bantu NASA Cek Kesehatan Hutan Dunia Lewat Aplikasi Ini
-
Waduh, NASA Ragu Apakah Bisa Kembali Mendaratkan Manusia di Bulan!
-
Ilmuwan Berencana Pelajari Kotoran Manusia di Bulan
-
Fosil Ini Buktikan Dinosaurus Punah karena Hantaman Asteroid
-
Rudal India Dianggap Ancaman Stasiun Luar Angkasa Internasional NASA
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
-
Apple Lobi AS agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
-
Cara Membuat Username WhatsApp, Bisa Chat Tanpa Nomor HP
-
Komdigi - Meta Berantas Spam Judi Online, Bentuk Tim Khusus Lawan Bot di Instagram dan Facebook
-
5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?