Suara.com - Momen Lebaran, Yuk Bernostalgia dengan Nokia Ketupat.
Selain melekat dengan silaturahmi dan momen saling memaafkan, Lebaran juga identik dengan makanan khasnya, yaitu ketupat.
Bicara soal ketupat, Nokia juga sempat memiliki ponsel yang desainnya menyerupai kudapan khas Nusantara tersebut.
Ponsel tersebut sebenarnya bernama Nokia 7600, lansiran tahun 2003. Namun, desain fisiknya yang menyerupai ketupat membuat orang Indonesia saat itu menamakannya sebagai Nokia Ketupat.
Bila dibandingkan dengan desain ponsel saat ini yang terlihat 'wah' karena memiliki poni atau layar bisa dilipat, Nokia Ketupat sudah unjuk gigi terlebih dahulu.
Bentuknya yang unik seperti ketupat membuat tombol fisik Nokia 7600 tidak terletak dibawah layar seperti ponsel dengan desain candybar yang diganderungi pada masanya.
Ukuran bodinya juga berkonsep minimalis, karena hanya 87 mm x 78 mm x 19 mm dengan bobot 123 gram.
Keyboard fisik Nokia 7600 justru disusun melingkari layar, dimulai dari sisi kiri hingga ke arah kanan. Pada bezel sampingnya, terdapat beberapa tombol seperti tombol volume dan spot untuk inframerah. Sedangkan bagian bawah ponsel dipakai untuk colokan pengisian daya dan kabel data.
Di Indonesia sendiri, harga Nokian7600 dibanderol sekitar Rp 3,5 juta hingga Rp 4 jutaan dan cukup laris di pasaran. Apalagi, awal tahun 2000 merupakan era keemasan ponsel Nokia.
Baca Juga: Jokowi Gelar Open House Lebaran Pertama, Istana Beri 4 Syarat ke Warga
Sedikit mengupas spesifikasi si ponsel ketupat, Nokia 7600 sudah memiliki koneksi bluetooth dan jaringan UMTS loh, yang artinya ia sudah mendukung jaringan 3G dan mampu memutar video streaming.
Jangan dilupakan juga, ponsel jadul ini sudah dipersenjatai kamera VGA dan memiliki memori internal 29 MB. Buat generasi zaman 'now', spesifikasi seperti itu mungkin dicibir sebagai ponsel 'culun'.
Tapi perlu diingat, Nokia 7600 adalah ponsel yang menjadi incaran kaum urban di tahun 2000-an, sebagai simbol gadget 'anak gaul'. Unik bukan, kamu pernah punya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Chipset Redmi Turbo 5 Series Terungkap: Diprediksi Pakai Dimensity 8500 dan 9500e
-
Naoki Yoshida Isyaratkan Adanya Port Final Fantasy 14 untuk Nintendo Switch 2
-
10 HP Android Terkencang Versi AnTuTu Desember 2025: Red Magic dan iQOO Bersaing Ketat
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas