Suara.com - Oki, sopir bus Transjabodetabek yang ramai mengangkut penumpang di atap harus menelap pil pahit. Ia mendapatkan sanksi berupa denda dari perusahaan.
Namun menurut warganet, bukan salah Oki selaku sopir bus Transjabodetabek. Bahkan warganet galang dana untuk bayar denda yang dijatuhkan kepada Oki.
Sebelumnya ramai sebuah bus TransJabodetabek yang mengangkut penumpang di atap. Parahnya, para penumpang di atap tersebut terjepit saat memasuki terowongan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (4/6/2019).
Setelah melakukan penyelidikan, pihak PT Mayasari Bakti selaku operator bus TransJabodetabek menjatuhkan sanksi denda kepada Oki selaku sopir bus.
Pihak operator bus mengenakan sanksi denda kepada Oki sejumlah Rp 1,2 juta. Selain itu, Oki juga kena peringatan keras dari perusahaan agar tidak mengulanginya.
Baca Juga : Petugas Suroboyo Bus Cantik Ini Curi Perhatian Warganet
Namun warganet malah membela Oki selaku sopir bus TransJabodetabek. Karena menurut warganet sang sopir ini tidak bisa apa-apa karena mendapat paksaan dari penumpang.
Bus yang dikendarai Oki tersebut di stop sekitar 50 remaja di Blok A Tanah Abang pukul 20.00 WIB. Remaja ini meminta diantar takbiran.
Kisah ini diungkapkan oleh seorang warganet dengan akun Twitter @rockadocta pada 7 Juni 2019 pukul 11.36 AM. Dalam waktu singkat postingan ini menggerakkan warganet.
Baca Juga: Keasyikan Takbiran di Atap Bus, Orang-Orang Ini Malah Tersangkut
Merasa sopir bus TransJabodetabek tidak selayaknya mendapatkan denda, warganet galang dana melalui KitaBisa.com untuk membayar dendanya.
Dengan judul Yuk bantuin Pak Oki bayar denda Mayasari Bakti, Diana Leiwakabessy mengajak warganet galang dana di KitaBisa.com pada 7 Juni 2019.
"Agak kesel ya baca berita sopir mayasari bakti yang kena sanksi dan harus bayar denda gegara segerombolan orang yang ga bertanggung jawab pas malam takbiran.." tulis Diana Leiwakabessy di KitaBisa.com.
Dengan cepat warganet galang dana tersebut. Dari yang ditargetkan hanya Rp 2 juta, namun kurang dari 12 jam penggalangan dana ini melampaui target.
Menurut pantauan HiTekno.com, halaman penggalangan dana di KitaBisa.com tersebut telah mencapai Rp 5.691.384 pada 7 Juni 2019 pukul 20.00 WIB.
Lalu bagaimana kelanjutan dari persoalan Oki ini? Melalui akun Twitter @rockadocta pula disampaikan perkembangan terbarunya.
"Pak Oki saat ini sedang berada di Tasik dan belum menghadap ke Mayasari Bakti, contact number sudah ada di @BisKota_ dan perkembangan selanjutnya akan di update." tulis @rockadocta.
Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari permasalah sanksi denda yang harus dibayar sopir bus TransJabodetabek ini. (HiTekno.com).
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan