Suara.com - Orang-orang yang menulis tentang Tuhan dalam Facebook cenderung mengidap diabetes, sementara mereka sering menulis soal botol kerap kali bermasalah dengan minuman keras.
Kesimpulan ini adalah hasil studi terbaru yang meneliti tentang perilaku orang di media sosial dan kondisi kesehatan mereka, demikian diwartakan Newsweek, Rabu (19/6/2019).
"Postingan di media sosial sering kali berhubungan dengan gaya hidup serta pengalaman atau tentang perasaan mereka," kata Raina Merchant, ilmuwan dari University of Pennsylvania, yang memimpin studi ini.
Studi Merchant diterbitkan dalam jurnal PLOS One.
Dalam studinya Merchant meneliti postingan Facebook dari 999 orang dewasa. Dari pengamatan diketahui bahwa kata-kata tertentu bisa memprediksi apakah pengguna Facebook tersebut mengalami masalah kejiwaan, ketergantungan obat, atau masalah kesehatan lainnya.
Kata-kata dalam postingan Facebook bahkan diklaim bisa memprediski kondisi kesehatan seseorang lebih tepat ketimbang faktor lain semisal ras, usia, atau jenis kelamin.
Dari penelitian itu ditemukan misalnya bahwa mereka yang menulis kata "minum" atau "botol" di Facebook cenderung memiliki masalah dengan alkohol. Sementara mereka yang menulis kata-kata tak senonoh kerap bermasalah dengan narkoba.
Sementara mereka yang sering menulis kata "Tuhan" atau "berdoa" biasanya mengidap diabetes tipe 2.
Dalam studi itu Merchant dan timnya meneliti hampir 950.000 postingan di Facebook antara Maret 2009 sampai Oktober 2019. Dari 999 responden, sebanyak 76 persen perempuan. Sebanyak 70 persen responden berusia di bawah 30 tahun.
Baca Juga: Peneliti AI Facebook Ciptakan Peta Kepadatan Populasi Diklaim Paling Detail
Berita Terkait
-
Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Tanpa Tuhan Apakah Segalanya Diizinkan? Mencari Akar Etika Lewat Filsafat
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Debut Mei, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Layar 185 Hz
-
Redmi Headphones Neo Muncul di Toko Online: Harga Kompetitif, Baterai Tahan 72 Jam
-
4 Tablet Terbaru Pesaing iPad Mini April 2026: Performa Kencang, AnTuTu Tembus 4 Juta
-
Harga Terjun Bebas! Ini 7 HP Flagship yang Turun Harga Drastis di April 2026
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
iPhone 15 Bisa Dipakai sampai Tahun Berapa? Intip Harga Terbaru April 2026
-
Rincian Update Crimson Desert: Ada 3 Mode Baru dan Peningkatan Gameplay
-
HP Murah Realme C100 Series Bersiap ke Indonesia, Baterai Jumbo 7.000-8.000 mAh
-
Game Ragnarok Origin Classic Umumkan Update Sakura Vows, Ini Fitur Barunya
-
Assassins Creed Black Flag Resynced Rilis Juli 2026, Hadirkan Mekanisme Anyar