Suara.com - NASA mengumumkan sebuah misi baru, yaitu akan mengirimkan sebuah pendarat mirip drone ke permukaan Titan, bulan Saturnus. Misi yang disebut Dragonfly ini adalah quadcopter ganda yang memiliki panjang dan lebar sekitar 10 kaki.
Memiliki delapan rotor yang akan membantunya bergerak di permukaan Titan sekitar 12 hingga 14 km dalam waku kurang dari satu jam, pendarat tak berawak ini bertugas untuk menganalisa permukaan Titan, memeriksa lokasi, hingga mengamati cuaca.
"Dragonfly adalah pesawat tak berawak yang bisa terbang dari satu tempat ke tempat lain di Titan," ucap Elizabeth Turtle, seorang penyelidik utama dalam misi itu.
Dragonfly sengaja dirancang agar bisa terbang karena akan memudahkan kendaraan untuk mencapai semua tempat berbeda yang ingin dijelajahi para ilmuwan di Titan. Hal ini dikarenakan atmosfer Titan lebih padat dari atmosfer Bumi, dengan tekanan permukaan sekitar 1,45 kali Bumi. Secara keseluruhan atmosfer Titan 1,19 kali lebih besar kali lebih besar dari atmosfer Bumi, namun akibat gravitasi yang rendah, atmosfer Titan lebih luas dari Bumi.
Dilansir dari The Verge, Dragonfly diharapkan bisa menjadi jembatan untuk memperluas pengetahuan tentang objek-objek jauh lainnya di tata surya. Dengan kemampuan Dragonfly untuk melakukan perjalanan melintasi permukaan, para ilmuwan bisa "mengunjungi" beberapa tempat menarik dalam misi selama dua tahun yang telah direncanakan.
Target pendaratan Dragonfly pertama adalah lautan pasir lembut. Dari sana, pesawat ini akan menuju ke Kawah Selk untuk mengambil gambar dan sampel.
Ditenagai oleh generator nuklir dan baterai, Dragonfly juga dibekali dengan peralatan ilmiah. Tak hanya tertarik meneliti kandungan kimia yang ada di Titan, para ilmuwan juga ingin mempelajari geologi Titan. Seperti misi lainnya, para ilmuwan juga akan mencari bukti kehidupan di sana.
Misi Dragonfly akan diluncurkan pada 2026 dan diprediksi baru akan mendarat di Titan pada 2034.
Baca Juga: Diplomasi Permen Presiden AS Donald Trump untuk Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan
-
Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM