Suara.com - Komisi Australian Competition and Consumer (ACCC) melaporkan Samsung ke pengadilan atas tuduhan penipuan iklan. Iklan yang dimaksud berupa ketahanan atas smartphone Galaxy dalam berbagai resistensi air.
ACCC menyebut bahwa Samsung telah menggambarkan smartphone buatannya seolah tahan di atau dekat lingkungan berair seperti kolam renang dan lautan sejak tahun 2016.
"ACCC menuduh iklan Samsung adalah penipuan dan keliru karena menggambarkan smartphone Galaxy akan cocok untuk digunakan di, atau untuk pemaparan, semua jenis air termasuk air laut dan kolam renang serta smartphone tersebut tidak akan terpengaruh atau memiliki dampak oleh air seperti itu seumur hidup," ucap Rod Sims, Ketua ACCC, seperti yang dikutip dari The Verge.
Gugatan yang dilayangkan pun didasarkan pada ulasan lebih dari 300 iklan Samsung. Berbagai smartphone Galaxy diiklankan memiliki ketahanan air IP68. Dengan kata lain, perangkat tersebut dapat bertahan di perairan sedalam 1,5 meter selama 30 menit.
Namun, yang ditunjukkan ACCC kemampuan ketahanan perangkat tersebut tidak mencakup semua jenis air. Sims menambahkan bahwa Samsung menarik pelanggan dengan "menjual" ketahanan air sebagai fitur unggulan.
Sementara itu, menurut laporan Reuters, Samsung sendiri tetap mendukung pemasarannya dan berencana untuk tidak tinggal diam atas gugatan yang diterimanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda