Suara.com - Setelah layar Samsung memperkenalkan ponsel dengan layar lipat, Sony dikabarkan sedang mengembangkan ponsel yang layarnya bisa digulung layaknya kertas.
Menurut laporan Tech Radar, Senin (8/7/2019), Sony tengah menggarap sebuah gawai yang dengan layar bermekanisme roll up alias bisa digulung. Kabar ini diperoleh dari Max J, seorang pembocor informasi di seputar industri teknologi.
Meski begitu, ia mengatakan bahwa sangat sedikit spesifikasi teknis yang bisa diungkap. Namun, ponsel tersebut kemungkinan bakal dipacu prosesor Qualcomm Snapdragon 855 dan Modem X50. Artinya, ponsel Sony layar gulung ini bisa menjalankan jaringan 5G.
Terkait asal layarnya, Sony sepertinya akan menggunakan layar buatan LG, sebab vendor asal Korea Selatan ini berpengalaman membuat perangkat dengan layar yang bisa digulung, yakni LG Signature OLED TV R.
Kabarnya, ponsel layar gulung Sony yang namanya masih menjadi misteri ini paling cepat akan diperkenalkan pada akhir tahun ini. Seandainya molor, maka peluncurannya bakal berbarengan dengan peluncuran Sony Xperia 5G bergaya clamshell pada 2020.
Sayangnya, pihak Sony belum memberikan pernyataan resmi terkait informasi yang diberitakan oleh Max J tersebut.
Berita Terkait
-
Tecno Pova 8 5G Resmi di Indonesia, Bawa Baterai 8.000 mAh dan Kamera Sony
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Jumanji: Open World Rilis Trailer Perdana, Dwayne Johnson Cs Kembali
-
'Memang Seharusnya Mundur', Kubu Sony Sonjaya Tegaskan Nanik S Deyang Terlibat Skandal MBG
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Jurus Agar Pemerintah Bisa Capai Target Lifting Minyak 610 Bph di 2027
-
Bongkar Pengelolaan Dana Umat, Transparansi Digital Jadi Kunci Perkuat Kepercayaan Publik
-
Usai Habisi Nyawa Anak Sendiri, Ibu di Pamekasan Dibawa ke RSJ
-
AI, Kreator, dan Livestream Jadi Senjata Baru Bisnis, Meta Bidik Pasar Asia Pasifik
-
Alasan Dibalik Pemberhentian Sementara Direktur Niaga Garuda Indonesia
-
Dana Kekayaan Norwegia: Waspadai Saham AI!
-
Update Harga HP Lipat dari Berbagai Merek, Mana Paling Murah dan Worth It?
-
SeaBank Bukukan Laba Rp749,26 Miliar pada Semester I 2026, Apa Pendorongnya?
-
Perpres Ojol Ditargetkan Terbit Akhir Agustus atau Awal September
-
Museum Nasional Jadi Playground Kreator, AI dan Teknologi Buka Jalan Cuan dari Karya Digital