Suara.com - NASA mengawasi Asteroid 2006 QQ23 yang kelihatannya akan melewati Bumi minggu depan pada 10 Agustus. Batu besar, yang diperkirakan berdiameter 570m dan lebih besar dari Empire State Building New York, telah diklasifikasikan sebagai 'objek dekat Bumi' (NEO).
Asteroid ini akan berada di jarak ke Bumi yakni 4,6 juta mil, sekitar pukul 3 pagi. Asteroid itu ditemukan lebih dari satu dekade lalu pada tahun 2006.
Badan antariksa Amerika tersebut mengatakan, tidak ada bahaya yang perlu dikhawatirkan. Asteroid itu tidak akan bertabrakan dengan Bumi. Meskipun asteroid tidak terlalu besar, batu luar angkasa tersebut bisa menimbulkan dampak cukup besar untuk menciptakan kehancuran luas jika bertubrukan pada Bumi.
Dampak tanah dingin melenyapkan seluruh kota sementara terjun ke laut, dapat menyebabkan tsunami yang berdampak pada dataran rendah. Skenario mana pun mencatatkan jika hantaman asteroid akan mengubah iklim selama bertahun-tahun.
NASA memperkirakan pihaknya telah menemukan lebih dari 90 persen objek dekat Bumi yang berukuran satu kilometer atau lebih besar. Semua ini akan memiliki efek global bencana jika terjadu peristiwa tabrakan.
Tapi, batuan ruang yang lebih kecil jauh lebih sulit untuk dideteksi. Badan antariksa telah bekerja untuk menentukan NEO di kisaran 140 meter, dengan tujuan mengidentifikasi setidaknya 90 persen dari benda-benda ini
Menurut manajer Pusat Studi Obyek Dekat Bumi (CNEOS) Paul Chodas, sangat sedikit asteroid yang diidentifikasi oleh NASA yang memiliki kemungkinan mengenai Bumi. Salah satunya, Bennu adalah subjek yang sering diawasi oleh agensi tersebut.
Bennu selebar lima lapangan sepak bola dan beratnya sekitar 79 miliar kilogram, yang 1.664 kali lebih berat dari Titanic. Ini memiliki peluang 1 dalam 2.700 untuk menyerang Bumi antara tahun 2175 dan 2199. Di mana kesempatan ini sangat kecil, sehingga tidak perlu terlalu mengkhawatirkan keselamatan anak, cucu Anda.
Baca Juga: Sukses, Hayabusa 2 Ambil Sampel Kedua Asteroid Ryugu
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan