Suara.com - Facebook rupanya telah membubarkan sebuah rencana marathon untuk menyerbu Area 51, sebuah kompleks militer Amerika Serikat di gurun Nevada yang disangka menyembunyikan alien.
Sebelumnya telah diwartakan bahwa rencana marathon untuk menyerbu Area 51 pada September mendatang sudah diteken oleh lebih dari 2 juta orang.
Meski diduga cuma kelakar belaka, tetapi militer Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan resmi agar warga tidak nekat mendekati area militer tersebut.
Facebook diduga telah menghapus postingan rencana penyerbuan ke Area 51 itu pada 3 Agustus lalu. Dalam keterangannya Facebook mengatakan rencana itu melanggar syarat dan ketentuan penggunaan media sosial tersebut.
"Saya sama sekali tak paham mengapa acara itu dihapus oleh Facebook," kata Mathew Roberts, orang di balik rencana menyerbu Area 51 kepada CNet.
Facebook sendiri ketika dihubungi enggan memberikan tanggapan.
Sebelum dicopot oleh Facebook, rencana itu sudah membuat militer AS resah. Dalam pernyataan resminya, Angkatan Udara militer AS mengancam akan menindak tegas mereka yang memaksa masuk Area 51.
"Area 51 adalah kawasan latihan tembak terbuka untuk Angkatan Udara AS dan kami meminta siapa pun untuk tidak mencoba masuk ke area tempat latihan angkatan bersenjata Amerika," kata Laura McAndrews juru bicara AU AS seperti dilansir BBC pada Juli lalu.
"Angkatan Udara AS selalu siap untuk melindungi Amerika dan aset-asetnya," tegas McAndrews.
Baca Juga: Setelah Area 51, Ini Destinasi Selanjutnya yang Bakal Diserbu Warganet
Berita Terkait
-
Tayang Tahun Ini, Film HOPE Hadirkan Teror Alien di Desa Terpencil
-
Game Co-Op Anyar, Aliens: Fireteam Elite 2 Bersiap ke PS5 dan PC Tahun Ini
-
Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
Manga Me and the Alien MuMu Siap Akhiri Petualangan Mumu di Bumi pada Mei
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
iQOO Pad 6 Pro Andalkan Chipset Terkencang Snapdragon, Harga Tembus Rp11 Jutaan
-
Axioo Gandeng Primacom Bangun Infrastruktur AI Lokal, Dorong Kedaulatan Data Indonesia
-
Acer Rilis Laptop AI Swift Series Terbaru, Copilot+ PC Tipis dengan Baterai Tahan 26 Jam
-
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei dengan Baterai Jumbo, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
-
Spesifikasi iQOO 15T: Usung Dimensity 9500 Monster Edition dan Kamera 200 MP
-
Setelah Bertahun-tahun Hilang, Fortnite Resmi Kembali ke App Store
-
7 Pilihan HP Snapdragon RAM 12 GB Anti Lemot untuk Gaming
-
POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Bersiap ke Indonesia
-
7 HP Snapdragon 8 Elite Gen 5, Performa Gahar untuk Gaming dan Multitasking
-
Resmi Tantang Xiaomi 15T Pro, iQOO 15T Andalkan Chip Flagship Terbaru dan RAM 16 GB