Suara.com - Sebuah tim peneliti dari Perancis, Australia, dan Spanyol telah menemukan bukti yang menunjukkan pernah terjadinya peristiwa mega tsunami di Mars.
Miliaran tahun lalu, Mars disebut merupakan samudera luas meskipun kini dikenal sebagai planet kering dan berdebu. Menurut makalah yang diterbitkan dalam Journal of Geophysical Research, kelompok peneliti itu menguraikan studi mereka tentang penyelidikan sebuah kawah di Mars yang disebut Lomonosov.
Tiga tahun lalu, tim peneliti menemukan bukti di Mars yang menunjukkan pernah terjadinya mega tsunami tidak lama setelah pembentukan planet merah ini. Buktinya terdiri dari formasi geologis yang sama seperti ditemukan di Bumi, setelah terjadi tsunami dan hal itu mengarahkan para peneliti untuk mencoba melacak lebih jauh.
Mega tsunami itu sendiri kemungkinan terjadi akibat hantaman benda angkasa berukuran besar seperti meteor. Kawah Lomonosov yang memiliki lebar sekitar 120 kilometer tersebut, diduga sebagai titik awal benturan meteor dan menyebabkan sebagian besar permukaan Mars terkena mega tsunami.
Tidak hanya itu, dilansir dari phys.org, peneliti memilih Lomonosov karena tampaknya kawah tersebut berasal dari periode waktu yang sama, dengan kemungkinan tsunami terjadi dan memiliki ukuran yang sesuai.
Sebagian besar peneliti berpendapat bahwa sekitar 3,7 miliar tahun lalu daerah di Mars tersebut merupakan samudera luas. Namun, argumen mengenai mega tsunami dan bukti yang menyertakannya masih menjadi topik yang masih diperdebatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo
-
Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI
-
Indosat Gandeng NVIDIA, Gaspol AI Nasional
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Mei 2026: Trik F2P Bobol Event TOTS Dapat Pemain Meta
-
27 Kode Redeem FF Terbaru 6 Mei 2026: Intip Emote Sepeda Ninja dan Jadwal Lelang Evo Eclipse
-
Terpopuler: 13 HP Infinix Murah RAM Besar, Bocoran Fitur iPhone 18 Pro Beredar