Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan WhatsApp harus mengurus berbagai perizinan yang diperlukan sebelum membuka layanan pembayaran atau dompet digital di Tanah Air.
Seperti diwartakan sebelumnya, WhatsApp sedang berusaha menyediakan layanan dompet digital di Indonesia. Disebutkan bahwa anak usaha Facebook itu akan menggaet Gopay, Ovo, dan Bank Mandiri.
"WhatsApp itu pelaku asing. Semua pelaku asing apa pun namanya harus tunduk aturan di Indonesia, dan harus mau adopsi sistem di Indonesia," kata Perry di Jakarta, Kamis (22/8/2019).
Perry melanjutkan bahwa WhatsApp perlu mengajukan izin menjadi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) dahulu sebelum meluncurkan alat pembayaran di Indonesia.
WhatsApp juga diminta tidak asal mengajukan izin dan melengkapi semua dokumen persyaratan yang diperlukan untuk menjadi PJSP.
"Jangan hanya permohonan saja tanpa melengkapi dokumen, sehingga itu mempercepat prosesnya. Kalau tidak seperti itu akan memperlambat," tegas dia.
Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI, Sugeng menyatakan hingga saat ini WhatsApp belum mengajukan perizinan untuk membuka layanan alat pembayaran.
"Belum ada pengajuan ke BI," ucap Sugeng singkat.
Baca Juga: Bank Mandiri Bantah Digandeng WhatsApp untuk Pembayaran Elektronik
Berita Terkait
-
WhatsApp iPhone Kini Bisa Multi-Akun dan Transfer Chat ke Android, Ini Fitur Barunya
-
WA di Pergelangan Tangan: Apakah Fitur Baru Garmin Ini Akan Mengubah Cara Kita Berkomunikasi?
-
7 Contoh Undangan Halalbihalal Via WhatsApp untuk Keluarga dan Kantor
-
WhatsApp Kini Hadir di Smartwatch Garmin, Bisa Balas Chat dan Kirim Emoji Langsung dari Jam Tangan
-
5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Wamenkomdigi: Jaringan 5G Bakauheni Tetap Andal Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Tecno Spark 50 5G Resmi Dirilis, Baterai 6.500mAh, Desain Ala Pixel, dan Dimensity 6400
-
HP Android Bisa Bertahan Berapa Tahun? Ini 5 Pilihan yang Terbukti Awet
-
Cara Memilih AC yang Nyaman Dipakai Sehari-hari, Bukan Sekadar Dingin
-
PP Tunas Berlaku, Pemerintah Ancam Sanksi Platform Digital yang Tak Patuh
-
DJI Avata 360 Resmi Meluncur: Drone 8K 360 dengan FPV Imersif dan Jangkauan 20 Km
-
6 HP Gaming Murah Maret 2026, Mulai Rp2 Jutaan
-
Amartha Luncurkan Platform Donasi Digital Empower, Dorong Ekonomi Desa dan UMKM
-
TikTok dan Roblox Minta Perpanjangan Waktu untuk Ikuti Ketentuan PP Tunas
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret 2026, Baru X dan Bigo Live yang Patuh