Suara.com - Huawei mengatakan bahwa pihaknya belum akan meluncurkan ponsel bersistem operasi Harmony OS pada tahun ini dan masih akan bergantung pada Android buatan Google.
"Kami ingin mempertahankan satu standar, satu ekosistem," kata Wakil Presiden Senior Huawei, Vincent Yang, di New York, Amerika Serikat pekan ini.
Ia juga mengatakan bahwa Harmony OS atau yang dinamai Hongmeng di China adalah akan menjadi pilihan kedua bagi Huawei.
Untuk saat ini Harmony OS akan dimanfaatkan untuk mengotaki televisi cerdas dan jam tangan pintar yang rencananya akan segera diluncurkan oleh Huawei.
Meski demikian Yang tidak menutup kemungkinan akan menggunakan Harmony OS untuk ponsel-ponselnya jika pemerintah AS memutuskan untuk melarang Huawei mengakses Android dan layanan Google lainnya seperti Google Maps dan Play Store.
"Kita tidak akan pernah tahu," pungkas dia.
Pada awal pekan ini, Kementerian Perdagangan AS, kembali memberi kelonggaran untuk Huawei dengan mengizinkan produsen ponsel terbesar kedua di dunia itu membeli komponen serta mengakses peranti lunak buatan perusahaan AS.
Itu artinya Huawei masih bisa menggunakan Android serta software Google lainnya sampai November nanti. Sebelumnya pada Mei, Huawei diberi waktu sampai Agustus untuk mengakses Google dan produk-produknya. [CNet]
Baca Juga: AS Kembali Izinkan Huawei Akses Android Hingga November
Berita Terkait
-
Tantang Flagship, Kamera 200MP Jadi Senjata HUAWEI Pura 90s, Resmi di Indonesia Mulai Rp15,9 Jutaan
-
Diskon Rp2,5 Juta BRI untuk Pembelian Huawei Pura 90s Pro Max, Cek Caranya!
-
8 Perbedaan iPad dan Tablet Android yang Perlu Diketahui, Serupa Tapi Tak Sama
-
Huawei MateBook Pro S Resmi Hadir, Laptop 798 Gram dengan Layar OLED 3,1K
-
Huawei Mate XT 2 Resmi Rilis 7 September: Desain U-Shape dan Kirin 9050 Pro
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Yusril Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Kericuhan Pejompongan: Tunggu Hasil Penyelidikan
-
Ikuti Putusan MK, Purbaya Akan Pisahkan MBG dari Dana Pendidikan Mulai 2028
-
Mencuci Brush Makeup Pakai Sabun Apa? Ini Cara Membersihkannya agar Tetap Awet
-
0812 Nomor Apa? Kenali Kode Area dan Daerah Asal Kartu Telkomsel
-
Nahdliyin Muda Serukan 7 Tuntutan, Diadang Banser di Muktamar NU
-
Intip Rencana Bisnis SWAP Usai IPO
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite
-
Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai
-
Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup
-
3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish