Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada Kamis (5/9/2019), meluncurkan platform online khusus untuk pencari kerja di bidang teknologi informatika bernama Simonas.
"Indonesia, mulai dari tahun 2015-2016, membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital," kata Menteri Kominfo Rudiantara saat acara peresmian di Jakarta.
Sistem Informasi Monitoring Alumni Sertifikasi atau Simonas, merupakan platform untuk mempertemukan tenaga dalam bidang teknologi informatika dengan perusahaan. Pengguna dapat bergabung ke platform ini sebagai pencari kerja atau pencari tenaga kerja.
Sama seperti platform pencarian kerja lainnya, pencari kerja dapat mengunggah profil dan curriculum vitae di Simonas dan mendaftar ke perusahaan yang sedang membuka lowongan kerja sesuai dengan keahlian mereka.
Sementara bagi industri, mereka dapat memberikan informasi mengenai talenta seperti apa yang mereka butuhkan di perusahaan.
Kepala Badan Litbang SDM Kominfo, Basuki Yusuf Iskandar, menyatakan saat ini ada sekitar 50 perusahaan yang bergabung dengan platform Simonas.
Platform ini tidak hanya dapat digunakan oleh alumni program digital talent Kominfo, publik juga dapat mendaftar sebagai pencari kerja di Simonas.
Sayangnya, berdasarkan pantauan Suara.com, Simonas baru tersedia dalam versi desktop dan belum memiliki versi mobile atau dalam bentuk aplikasi di ponsel pintar. [Antara]
Baca Juga: Beda dari Wiranto, Kominfo: Blokir Internet di Papua Belum Dicabut Penuh
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Bursa Kerja atau Seremonial? Menyoal Job Fair yang Tidak Fair
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali