Suara.com - Pemilik Pornhub, situs pornografi terbesar di dunia, dituding telah meraup untung besar dari iklan pada konten-konten pornografi balas dendam atau revenge porn, demikian diwartakan BBC, Jumat (6/9/2019).
Pornhub sendiri membantah tudingan itu dan mengatakan pihaknya sangat menentang dan mengecam aksi pornografi balas dendam.
Tudingan itu bermula kisah Sophie - bukan nama sebenarnya - yang kepada BBC mengatakan ia merasa dirugikan ketika video seks diriya muncul di Pornhub. Video itu sudah disaksikan ratusan ribu kali.
Sophie bercerita, sekitar 18 bulan lalu ia menerima banyak pesan singkat dan telepon dari para kenalan serta famili. Mereka melaporkan bahwa beberapa video seksnya telah tersebar di Pornhub. Satu dari video itu bahkan masuk dalam daftar 10 video paling populer.
"Saya terkejut, malu, dan merasa dilecehkan," kata dia.
Ia mengaku memang pernah membuat enam video seks bersama mantan kekasihnya. Beberapa tahun lalu hubungan mereka berakhir dan ia mengaku belum pernah memberi izin video-video itu ditayangkan di internet.
Sepekan setelahnya, video-video dihapus dari Pornhub. Tetapi, sialnya, video-video itu sebelumnya sudah diunduh oleh orang lain dan kemudian diunggah kembali ke Pornhub. Ratusan video seks Sophie pun muncul kembali di situs porno tersebut.
Ia telah melaporkan video-video tersebut ke Pornhub, tetap tanggapannya tidak memuaskan. Sophie juga diminta menghubungi sebuah perusahaan yang ditugaskan Pornhub untuk menghapus video bermasalah, tetapi respon perusahaan itu dinilainya lamban.
Sophie kemudian melapor ke polisi, tetapi hingga saat ini belum ada pihak yang dijadikan tersangka.
Baca Juga: Pornhub Buat Film Porno di Pantai Penuh Sampah: Biar Kita Saja yang Jorok
Tanggapan Pornhub
Pornhub sendiri membantah kisah Sophie itu. Website porno yang dimiliki oleh MindGeek itu mengklaim pihaknya sebagai platform "yang paling progresif dalam kebijakan anti-pornografi balas dendam."
Selain itu, Pornhub membantah telah menerima email berisi permintaan untuk menghapus video-video tersebut dari Sophie. Meski demikian saat ini Pornhub sudah berkomunikasi dengan Sophie untuk mencari solusi masalah tersebut.
"Konten yang diunggah ke Pornhub, yang melanggar ketentuan, akan dihapus sesegera mungkin," kata Corey Price, wakil presiden Pornhub.
Price mengatakan sejak 2015 pihaknya sudah menetapkan kebijakan lebih ketat terkait pornografi balas dendam, yang dikategorikan sebagai serangan seksual.
Berita Terkait
-
Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda
-
Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak
-
Kalahkan Google, Kini Onlyfans Jadi Perusahaan Paling Untung di Dunia Berdasarkan Gaji Karyawan
-
Komdigi Denda Elon Musk Rp 78 Juta Gara-gara Konten Pornografi di X
-
Pemerintah Yakin Pornografi dan Judol Akan Diberantas Jika Akses ke VPN Diperketat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah