Suara.com - Layanan eSIM mulai dipergunakan di Indonesia, meski masih dalam skala kecil. Namun, pihak BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) menyebut belum memerlukan dibentuknya regulasi untuk layanan canggih satu ini.
"Kita masih dalam tahapan memperhatikan, mencerna. Belum menentukan hal-hal yang harus diatur (terkait keberadaan eSIM)," ujar Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Setyardi Widodo, di Jakarta dalam temu media beberapa waktu lalu.
Saat ini, BRTI masih memperhatikan beberapa hal terkait eSIM. Seperti masalah registrasi dan teknis penggunaan eSIM.
Meskipun begitu, diakuinya, keberadaan eSIM ini tentu akan merubah role model bisnis yang membuat industri lebih efisien.
Menurutnya, perangkat yang kompatibel menggunakan eSIM di Indonesia saat ini baru perangkat Apple seperti iPhone XR, XS, dan XS Max. Begitu juga operator yang memiliki layanan eSIM, hingga kini baru ada Smartfren.
"Masih sangat baru jadi belum memerlukan aturan secara khusus. Masa masih baru sudah dibatas-batasi, bagaimana bisa berkembang nantinya," kata dia.
Pernyataannya pun diamini Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys yang menilai bahwa eSIM tidak memerlukan aturan secara khusus.
"Perkembangan eSIM itu akan beragam. Jadi banyak skenario yang mungkin terjadi dengan eSIM. Jadi bukan eSIM yang diatur tapi turunan-turunannya atau layanan-layanan berikutnya dari model bisnis,” katanya.
Merza berharap, ke depannya akan banyak perangkat yang kompatibel dengan eSIM dan operator-operator lain yang diyakini akan mengikuti langkah Smartfren dengan mengadakan layanan eSIM.
Baca Juga: Terungkap! Kelebihan eSIM di Mata Operator
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Poster Resmi Motorola Edge 70 Fusion Ungkap Fitur Kamera Sony Terbaru
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Nintendo Switch Disita, Viral Bocah 11 Tahun Tembak dan Bunuh Sang Ayah
-
5 Rekomendasi HP yang Ada Foto Live Terbaik, Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Vivo Layar Besar dengan Panel Tajam dan Refresh Rate Tinggi
-
Video Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra Muncul: Fitur Kamera dan Skor AnTuTu Terungkap
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Kebangkitan Rayman Dimulai, Ubisoft Janjikan Game Baru Setelah Edisi Ulang Tahun
-
Adu HP Kelas Premium: Xiaomi 17 Pro Max Sanggup Bikin iPhone 17 Pro Max Ketar-Ketir?
-
Bocoran Vivo V70 FE: Kamera 200MP, Baterai 7000mAh, Update 6 Tahun, Rilis 28 Februari?