Suara.com - Humas kepolisian menggunakan video sebagai salah satu cara sosialisasi. Uniknya, sebuah video terkait Operasi Patuh Intan 2019 yang berisi berbagai singkatan yang justru diplesetkan membuat warganet salfok dan jadi baper.
Seorang warganet dengan akun bernama Baba Yaro memosting sebuah video kocak sosialisasi dari polisi melalui forum Facebook Video Gambar Dan Cerita Lucu (VGCL Grup Humor).
Unggahan yang dibagikan berhasil membuat warganet heboh dan dibanjiri komentar.
Sebenarnya, akun Facebook Baba Yaro hanya membagikan ulang video milik channel YouTube Erawe Id.
Melalui keterangan dari Erawe Id, video parodi ini dilakukan oleh Satlantas Polres Balangan dalam rangka sosialisasi Operasi Patuh Intan 2019 yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan.
Beberapa polisi di dalam video mengucapkan kata-kata yang berhubungan dengan kepolisian namun dipelesetkan menjadi kepanjangan kata-kata romantis atau kekinian.
Setelah memberikan singkatan kocak, backsound video juga ditambahkan dengan lagu-lagu yang familiar sehingga tampak menghibur.
Sosialisasi agar masyarakat patuh menaati peraturan lalu lintas ini justru membuat banyak warganet salfok dengan kepanjangan dari istilah-istilah kepolisian tersebut. Berikut berberapa komentar warganet:
Baca Juga: Awas Baper! Polisi Ini Berikan Petuah Cinta
"Pantes banyak yg ngelanggar lalu lintas, polisinya lagi syuting..Haha," tulis Rizky Hartanto.
"Pak polisi juga butuh hiburan dong..wkwkwk," komentar Nina Noeranizee.
"Nggak merhatiin sosialisasinya..malah jadi baper," kata Mocha Tlelemet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang
-
Alasan Harga BBM Non Subsidi Naik Hari Ini, Shell Diesel Ikutan Tembus Rp25 Ribuan
-
Rp401 Miliar Dipamerkan, Siapa yang Membuat Nikel Bisa Keluar?
-
Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori
-
Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis
-
Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna
-
Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar
-
Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut
-
Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan dan Kepercayaan Publik