Suara.com - Game Pokemon Masters yang dikembangkan oleh DeNa dan dirilis pada 29 Agustus 2019 dilaporkan telah berhasil meraup keuntungan sekitar 33,3 juta dolar Amerika Serikat (AS) dalam kurun waktu satu bulan.
Jumlah ini menempatkan Pokemon Masters di peringkat kedua setelah Pokemon Go yang berhasil mengumpulkan sebanyak 302 juta dolar AS kurun waktu yang sama.
Dilansir dari Sensor Tower, meski begitu jumlah perolehan tadi adalah pencapaian besar mengingat Pokemon Masters adalah game yang baru dirilis. Peringkat ketiga disusul oleh game Pokemon Quest yang menghasilkan keuntungan sebanyak 7,6 juta dolar. Game itu sendiri dirilis pada Mei 2018.
Posisi keempat diduduki Pokemon Duel yang rilis pada April 2016 dan berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar 3,7 juta dolar AS. Selanjutnya, Pokemon Magikarp Jump yang dirilis pada Mei 2017 dan Pokemon Rumble Rush yang diumumkan pada Mei 2019 masing-masing meraup keuntungan sebesar 3,3 juta dolar AS dan 760 ribu dolar AS.
Menurut laporan dari Sensor Tower, pendapatan terbanyak Pokemon Masters didapat dari kontribusi pemain di Jepang yang menyumbang sekitar 58 persen dari total keuntungan. Dengan kata lain, pemain di Jepang secara rata-rata menghabiskan uang sebanyak 12,90 dolar AS per unduhannya, di mana pemain dari negara lain hanya mengeluarkan rata-rata 2,80 dolar AS per pemain.
Sementara itu, pemain di Amerika Serikat berkontribusi sekitar 19 persen dari total keuntungan. Game ini sendiri telah diunduh sebanyak lebih dari 12 juta kali secara global dalam platform Android maupun iOS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar