Suara.com - Menunjukkan emosi melalui chat WhatsApp kini semakin menarik dengan kehadiran Gif. Namun, bagaimana jika ternyata gif yang Anda kirim ternyata berbahaya?
Yup, seorang peneliti keamanan telah menemukan bug jahat yang memungkinkan peretas menyerang. "Exploit", tersembunyi di dalam gif.
Setelah korban mengunduh gif yang dikirimkan, gambar itu akan mengintai di ponsel mereka sampai mereka memutuskan untuk mengirimkannya. Ketika mereka membuka galeri WhatsApp dan mencoba mengirimkannya ke seseorang, muatan tersembunyi akan muncul.
Seorang korban bahkan tidak perlu membuka file untuk menjadi korbannya. Bersembunyi di dalam gif adalah kode yang memungkinkan peretas membaca pesan pribadi.
Kode ini juga memungkinkan serangan dengan kode jarak jauh, yang berarti seorang peretas dapat mengakses sistem ponsel Anda. Setelah mereka masuk ke telepon, penjahat tersebut akan mencari informasi sensitif, menginstal perangkat lunak berbahaya atau bahkan membajak perangkat dengan diam-diam untuk menginfeksi target lain.
Untungnya, bug itu ditemukan oleh 'teknolog dan pencinta keamanan' menggunakan nama samaran Awakened, yang memostingnya ke Github.
Mereka juga memberi tahu WhatsApp, dan kemudian langsung memperbaiki bug dalam update perangkat lunak, dan memberikan pemberitahuan.
"Pengguna WhatsApp, silakan lakukan pembaruan ke versi WhatsApp terbaru (2.19.244 atau lebih tinggi) agar tetap aman dari bug ini," tulis WhatsApp dilansir dari laman Metro.
Aspek paling menakutkan dari "Exploit" adalah bahwa tanpa harus membuka gambar, pemilik ponsel sudah terserang.
Baca Juga: Wow, Mi Band 5 Dibekali NFC!
"Perhatikan bahwa pengguna tidak perlu mengirim apa pun karena hanya membuka Galeri WhatsApp akan memicu bug. Tidak perlu sentuhan tambahan setelah menekan WhatsApp Gallery," kata Awakened.
Sementara itu, kabar gembira buat Anda pemilik iPhone. Gif berbahaya ini hanya akan memengaruhi perangkat Android, sehingga pemilik iPhone Apple aman dari itu.
Berita Terkait
-
4 Cara Mudah Merekam Panggilan WhatsApp di Android
-
Tentang Truecaller, Aplikasi Pengungkap Hoaks di Balik Grup WhatsApp STM
-
Mahasiswa Jogja Suarakan #GejayanMemanggil, Chat WA Diduga Dosen UMY Viral
-
Biar Nggak Ketahuan, Begini Caranya Keluar dari Grup WhatsApp Diam-diam
-
Google Temukan Website Peretas WhatsApp pada iPhone
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya