Suara.com - CEO Apple Tim Cook angkat bicara terkait mata uang digital milik Facebook, Libra. Menurutnya, Libra merupakan kendaraan bagi Facebook yang ingin mencari kekuasaan secara terang-terangan.
Pernyataan ini dilontarkan Cook setelah ia ditanya mengenai apakah ada kemungkinan Apple akan meluncurkan mata uang digitalnya sendiri atau tidak. Pertanyaan ini muncul lantaran Apple sudah berinvestasi di dompet digital, pembayaran mobile, dan peluncuran kartu kredit Apple Card.
"Tidak (membuat mata uang digital). Saya pikir mata uang seharusnya dipegang oleh negara. Saya tak nyaman dengan ide mengenai grup privat (Facebook) ikut berkompetisi dalam mata uang," sindir Cook dalam wawancara tersebut.
"Perusahaan privat seharusnya tidak mencari kekuasaan dengan cara ini," tambahnya sebagaimana dilansir laman The Verge, Senin (7/10/2019).
Pernyataan Cook ini dilontarkan tak lama setelah PayPal mengundurkan diri dari Libra Association, lembaga nonprofit (termasuk Facebook di dalamnya) yang dibentuk untuk mengawasi pembuatan mata uang digital Libra.
Meskipun pernyataan Cook dan keluarnya PayPal tidak saling berkaitan, namun situasi ini tak pelak bisa menjadi masalah besar bagi pengembangan Libra, terutama dengan prospek perizinan mata uang digital itu.
Menariknya, Cook bukan hanya sekali 'menyerang' Facebook. Sebelumnya, suksesor Steve Jobs ini juga sempat mengomentari Facebook yang 'keukeuh' mempertahankan privasi data pengguna.
Di sisi lain, Facebook memposisikan Libra sebagai jalan untuk membangun teknologi blockchain generasi terbaru, dan diharapkan bisa membantu orang-orang di negara berkembang agar bisa mengakses layanan perbankan dengan lebih praktis.
Jika Libra menoreh kesuksesan, maka bisa dipastikan Facebook kian memiliki peran di kehidupan sehari-hari miliaran orang di seluruh dunia, karena mata uang digitalnya bisa dipakai untuk berbelanja, menabung, dan mengirimkan uang ke negara-negara lain.
Baca Juga: Google Hentikan Penelitian Face Unlock Pixel 4, Kenapa?
Rupanya, hal inilah yang dinilai Cook sebagai tujuan Facebook yang haus akan kekuasaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D