Suara.com - Lagi-lagi aksi yang melibatkan aparat kepolisian menyita perhatian warganet di media sosial.
Sebuah foto kembali viral di jejaring sosial Facebook dimana menampilkan potret kedekatan Kapolres Padang Panjang, Sumatera Barat dengan seorang gadis penjual onde-onde.
Pada Sabtu (21/9/19) siang, halaman Mapolres Padang Panjang dikerumuni oleh banyak orang dalam acara pisah sambut Kapolres Padang Panjang, AKBP Cepi Noval kepada AKBP Sugeng Hariyadi.
D iantara kerumunan itu, seorang gadis kecil menerobos masuk dan menghampiri AKBP Cepi.
Pakaiannya sederhana, sambil membawa kotak yang ditutup dengan plastik di atas kepalanya.
Akun Facebook Ikhwanuddin Ibnu Zas dalam unggahannya menjelaskan bahwa gadis kecil ini adalah penjual onde-onde.
Dengan raut muka sedih, gadis kecil yang belum diketahui namanya ini menghampiri Kapolres tersebut. Tangisnya pecah taktala berdiri di hadapan AKBP Cepi.
Rupanya AKBP Cepi merupakan salah satu langganan gadis ini dan selalu memborong habis onde-ondenya jika bertemu.
Ia mendengar kabar bahwa Kapolres tersebut akan dipindah dan memberanikan diri untuk menghampirinya.
Baca Juga: Korupsi, Istri Wali Kota Padang Panjang Feronika Dipenjara
Foto memperlihatkan AKBP Cepi yang menyeka air mata gadis kecil itu sambil berpamitan dan memberikan nasihat untuk si anak.
Terlihat ekspresi gadis tersebut menangis, sambil menutupi wajahnya menggunakan hijab yang ia kenakan. Ekspresi AKBP Cepi juga terlihat sedih ketika mengusap air mata anak tersebut.
Bahkan dari salah satu foto, berhasil mengabadikan momen dimana seorang bapak yang menyaksikan kedekatan ini ikut terharu dan menangis.
"Bapak pamit, rajin belajar dan sabar ya nak, kini ada kapolres baru, tak perlu takut lagi," ungkap pemilik akun Facebook dalam unggahannya.
Unggahan mengenai Kapolres Padang Panjang ini juga viral melalui jejaring sosial Instagram. Akun @makassar_iinfo juga mengunggah potret anak tersebut . Banyak warganet yang ikut berkomenatar dan memberikan rasa simpatiknya.
"Sedih lho aku lihat beginian, banyak hal yang bisa kita dapatkan dengan mudah, namun sangat sulit didapatkan bagi sebagian orang, sehat-sehat ya dek...semoga sukses nantinya," tulis @rosdiana_1113.
Berita Terkait
-
5 Berita Hits Tekno Sepanjang 21 September
-
Buntut Skandal Cambridge Analytica, Facebook Tutup Puluhan Ribu Aplikasi
-
Ciuman di Hadapan Demonstran Anti LGBT, Pasangan Gay ini Viral
-
5 Hari Dikubur Hidup-hidup, Mbah Supani Masih Hidup
-
Tolak UU KPK dan RKUHP, Grafiti di Gedung DPR Ini Jadi Lelucon Warganet
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Momen Kajari Karo Akui Salah di Depan Komisi III DPR Soal Kasus Amsal Sitepu: Siap Salah Pimpinan
-
Jadwal Pemulangan Jenazah Prajurit Indonesia Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Demi Selat Hormuz, PBB Hari Ini Akan Putuskan Pengerahan Kekuatan Militer untuk Keroyok Iran
-
Prinsip 'No Service No Pay': Badan Gizi Nasional Bakal Cabut Insentif SPPG yang Lalai
-
Hemat BBM, Pejabat Pemkot Mataram Wajib Bersepeda ke Kantor Mulai Pekan Depan
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi