Suara.com - Bayi penyu ditemukan terdampar dan mati di pantai Florida dalam keadaan yang mengenaskan.
Kabar miris ini dibagikan salah satu unggahan Facebook Gumbo Limbo Nature Center dan menemukan bayi penyu dalam keadaan lemah.
Dalam unggahan tersebut, Whitney Crowder, selaku koordinator rehabilitasi penyu di Gumbo Limbo Nature Center mengatakan bahwa terdapat bungkus botol, bahkan sepotong balon ditemukan dalam perut bayi penyu tersebut.
Dilansir dari laman SunSentinel, ia menggambarkan bayi penyu tersebut berhasil masuk ke samudaera dan Gulf Stream, ia sudah mulai makan selama beberapa minggu tetapi kemudian terbawa lagi ke pantai.
Saat ditemukan terdampar dan mati, di dalam perut bayi penyu tersebut terdapat ratusan sisa plastik yang mengendap, mulai dari plastik, dasi, dan plastik rusak lainnya.
Unggahan bayi penyu dengan potongan plastik di sampingnya tersebut cukup mengejutkan banyak netizen, pasalnya plastik sebanyak itu masuk ke dalam perut bayi penyu yang hanya seukuran telapak tangan.
Nasib penyu Florida Selatan kini menjadi salah satu fokus Gumbo Limbo Nature Center.
Pusat rehabilitasi berusia 35 tahun ini dijalankan oleh Atlantic University dan Friend of Gumbo Limbo.
Para staf kini memantau lebih dari 1.300 sarang penyu setiap tahun di sepanjang lima mil dari pantai di wilayah Palm Beach.
Baca Juga: Selama Agustus, Empat Penyu Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Kulon Progo
Musim berenang penyu sendiri seperti ritual tahunan musim semi ketika ribuan penyu betina menyerang pantai Florida Selatan untuk bertelur dari Maret hingga akhir Oktober.
Kini terdapat tiga spesies penyu yang bersarang di pantai Florida Selatan: penyu hijau, penyu belimbing, dan berselisih.
Berita Terkait
-
Di Kertabumi Recycling Center, Saya Menyaksikan Bagaimana Sampah Akhirnya Mendapat 'Nyawa Kedua'
-
Dibiayai Pejabat, Ayu Aulia Berambisi Jadi Ratu Oplas
-
Dari Rumah hingga Rumah Sakit, Badai Mikroplastik Makin Intai Hidup Sehari-hari
-
Harga Minyak Goreng Naik, Mendag Pastikan Stok Masih Aman
-
Dituding Operasi Wajah Gagal, Rossa Resmi Polisikan 78 Akun Media Sosial
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni
-
Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026
-
Profil John Ternus: CEO Apple Anyar Pengganti Tim Cook Dikenal Sebagai Sosok 'Inovator'
-
Transformasi Supply Chain Berbasis Data, Cara Baru Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Risiko
-
Bocoran Motorola Razr 70 Ultra: Upgrade Baterai Jadi Senjata Utama Lawan Samsung?
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh